Dinding Rumah Ambruk, Longsor Melanda 3 Desa di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 9 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinding rumah Nani tergerus longsor. l Istimewa

Dinding rumah Nani tergerus longsor. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/6/2022).

Dipicu hujan deras, Kampung Ciawitali RT 02/03, Desa Cisarua, Kecamatan  Nagrak dilanda musibah tanah longsor dengan lebar 8 meter dan tinggi tebing 6 meter.

Informasi diperoleh dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Micky, bencana tersebut membuat 2 KK dengan 8 jiwa terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dinding rumah milik Nani Suryana dihuni dua kepala keluarga dan delapan jiwa ambruk terseret longsor dan sebagian peralatan rumah tangga rusak terseret longsor,” jelas Micky.

Sementara, informasi diperoleh dari Kapolsek Nagrak, Polres Sukabumi, AKP Deden Sulaeman, telah terjadi bencana longsor di Kampung Baros RT 001/002, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak.

Menurut Deden, berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas Desa Darmareja Aipda Esia Limbong di lapangan, tebing longsor selebar 4 meter dan ketinggian 7 meter, pada Rabu (8/6/2022).

“Tebing longsor di Desa Darmareja, sehingga rumah milik saudara Ace Rahmat Turizig terancam. Tebing longsor tersebut dipicu hujan deras,” jelas Deden.

Selan mengancam rumah milik Ace, tambah Deden, material longsoran juga menimpa area sawah milik Didin. Akibat kejadian tersebut pemilik Ace dan keluarganya sudah diminta mengungsi.

“Penghuni rumah sudah diminta mengungsi dulu ke rumah saudaranya untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan,” tambah Deden.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil diperkirakan Rp5 juta.

IMG 20220609 130934
Bencana longsor di Nagrak Sukabumi. l Istimewa

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor juga terjadi di Kampung Palasari RT 01/03, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, bencana tanah longsor terjadi pada Rabu (8/6/2022).

“Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras, sehingga tanah tebing sepanjang tiga meter dan tinggi tujuh meter longsor,” kata Micky. Selengkapnya: Longsor di Palasari Sukabumi, Satu Rumah Terancam Ambruk

Berita Terkait

Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas
26 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya camat baru, ini daftarnya
1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS
Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit
Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga
DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:35 WIB

26 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya camat baru, ini daftarnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WIB

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB