SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/6/2022).
Dipicu hujan deras, Kampung Ciawitali RT 02/03, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak dilanda musibah tanah longsor dengan lebar 8 meter dan tinggi tebing 6 meter.
Informasi diperoleh dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Micky, bencana tersebut membuat 2 KK dengan 8 jiwa terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dinding rumah milik Nani Suryana dihuni dua kepala keluarga dan delapan jiwa ambruk terseret longsor dan sebagian peralatan rumah tangga rusak terseret longsor,” jelas Micky.
Sementara, informasi diperoleh dari Kapolsek Nagrak, Polres Sukabumi, AKP Deden Sulaeman, telah terjadi bencana longsor di Kampung Baros RT 001/002, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak.
Menurut Deden, berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas Desa Darmareja Aipda Esia Limbong di lapangan, tebing longsor selebar 4 meter dan ketinggian 7 meter, pada Rabu (8/6/2022).
“Tebing longsor di Desa Darmareja, sehingga rumah milik saudara Ace Rahmat Turizig terancam. Tebing longsor tersebut dipicu hujan deras,” jelas Deden.
Selan mengancam rumah milik Ace, tambah Deden, material longsoran juga menimpa area sawah milik Didin. Akibat kejadian tersebut pemilik Ace dan keluarganya sudah diminta mengungsi.
“Penghuni rumah sudah diminta mengungsi dulu ke rumah saudaranya untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan,” tambah Deden.
Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil diperkirakan Rp5 juta.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor juga terjadi di Kampung Palasari RT 01/03, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, bencana tanah longsor terjadi pada Rabu (8/6/2022).
“Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras, sehingga tanah tebing sepanjang tiga meter dan tinggi tujuh meter longsor,” kata Micky. Selengkapnya: Longsor di Palasari Sukabumi, Satu Rumah Terancam Ambruk