Disekap dan Dicabuli Mandor Bangunan, Dua Gadis di Bawah Umur di Gunungguruh Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 16 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencabulan. l Istimewa

Ilustrasi pencabulan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l GUNUNGGURUH – Dua gadis berusia di bawah umur, CR dan JA yang keduanya berusia 15 tahun di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dicabuli oleh seorang mandor bangunan berinisial D (54).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, CR dan JA mengalami pelecehan seksual terungkap setelah orang tua salah seorang korban melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Gunungguruh, Polres Sukabumi Kota.

Orang tua korban melaporkan telah kehilangan anaknya pada Selasa (13/12/2022) malam sekira pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Selasa (13/12) malam, sekira jam 23.00 kami mendapat laporan dari keluarga bahwa anaknya dua hari tidak pulang ke rumah,” ujar Kapolsek Gunungguruh IPTU Imam Suyaman.

Baca Juga :  Soal Petisi Tilang Truk AMDK AQUA, Ini Kata 5 Warga dari 5 Kecamatan di Sukabumi

“Setelah dilakukan pencarian, akhirnya kita mengidentifikasi bahwa anak tersebut ada di salah satu rumah di Kampung Mangkalaya, Desa Cibolang,” tambah Imam.

Polisi kemudian melakukan  penggerebekan. Namun, ternyata di rumah tersebut, ada dua gadis di bawah umur.

Selanjutnya, polisi membawa kedua gadis tersebut dan terduga pelaku ke Mapolsek Gunungguruh.

Baca Juga: Warganet Sukabumi Dihebohkan Grup FB Gay Jalur Parakansalak, Kalapanunggal Sukabumi

Dari hasil pemeriksaan, kedua korban diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh D dengan modus mengiming-imingi korban dengan uang.

Baca Juga :  Kades Sukamanah Protes Jalan Kabupaten di Sukabumi 20 Tahun Rusak Parah

“Hasil pemeriksaan kedua korban tersebut diduga jadi korban pelecehan oleh pelaku. Korban diiming-imingi akan diberi uang dan atau barang oleh pelaku. Kemudian dirayu dan terjadi pelecehan oleh pelaku,” jelas Iman.

Saat ini, tambah Imam, kasus tersebut ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru ngaji di Kalapanunggal, melakukan tindakan pencabulan dengan menyodomi santrinya sendiri. Baca lengkap: Sodomi Santri, Ustadz di Kalapanunggal Sukabumi Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Imbas dugaan kasus asusila dai kondang di Sukabumi, plang ponpes dibongkar warga
Wanita Sukabumi selundupkan narkoba ke lapas, dibungkus kondom disimpan di kemaluan
Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas
Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026
Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang
Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali
Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan
Ingatkan soal sinergitas, DPRD Kabupaten Sukabumi prediksi lonjakan wisatawan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Imbas dugaan kasus asusila dai kondang di Sukabumi, plang ponpes dibongkar warga

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:35 WIB

Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:10 WIB

Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:15 WIB

Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang

Senin, 9 Maret 2026 - 12:29 WIB

Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali

Berita Terbaru

Ilustrasi tradisi saling bersalaman di Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran - sukabumiheadline.com

Khazanah

Muhammadiyah sudah tentukan 1 Syawal 1447 H

Jumat, 13 Mar 2026 - 09:18 WIB

Jersey Kiper Timnas Indonesia Kelme - Kelme

Olahraga

Ini desain dan harga Jersey Timnas Indonesia dari Kelme

Jumat, 13 Mar 2026 - 03:02 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131