Ditangkap di Sukaraja Sukabumi, Maling Spesialis Barang Elektronik Milik Sekolah

- Redaksi

Senin, 8 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masling spesialis barang elektronik. l Istimewa

Masling spesialis barang elektronik. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKARAJA – Seorang pria jadi terduga maling spesialis barang elektronik di sekolah sekolah setelah ditangkap polisi di Terminal Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, pria berinisial D tersebut, dibekuk polisi di Jalan Baru Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Pria berusia 50 tahun itu ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukaraja karena kasus pencurian sejumlah elektronik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Langensari, Kecamatan Sukaraja, pada 1 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat dibobol maling, SDN Langensari kehilangan dua laptop Axio dan satu laptop merek lain, serta proyektor.

Teranyar, I Hikmatul Amien di Kampung Pamoyanan, RT.02/06, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, dibobol maling pada Sabtu.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, maling merusak pintu ruang guru di MI Hikmatul Amien dan mengambil dua unit laptop, tipe recorder, dan scanner.

Pelaku diduga lebih dari satu orang terekam CCTV sekolah. Dalam rekaman CCTV, sekitar pukul 03.35 pada 6 Agustus lalu, tampak seorang laki-laki, diduga pelaku menggunakan kaos dan celana pendek.

Ditangkap Polisi

“Hari Sabtu kemarin, kami berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan di SDN Langensari Sukaraja,” ujar Kapolsek Sukaraja Polres Sukabumi Kota, Kompol Dedi Suryadi, Senin (8/8/2022).

Masih menurut Dedi, penangkapan dilakukan setelah menerima laporan terkait peristiwa pencurian yang terjadi di SDN Langensari pada awal Agustus lalu.

Dari terduga pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu obeng negatif, satu tas ransel warna hitam, satu tas sarung warna cokelat dan sebuah sweater warna abu-abu.

Selain itu, polisi juga masih harus melakukan penelusuran terkait barang bukti berupa laptop dan inFocus yang diduga sudah dijual terduga pelaku.

“Adapun, barang bukti berupa laptop dan infocus, sudah tidak berada di tangan terduga pelaku. Polisi masih melakukan penelusuran,” ujar Dedi.

Berita Terkait

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB