Ditemukan oleh Teman, Kronologi Ketua BPD Karang Tengah Sukabumi Gadir Versi Istri

- Redaksi

Senin, 25 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Eman Suherman ditemukan tergantung di rumahnya. l Istimewa

Jasad Eman Suherman ditemukan tergantung di rumahnya. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIBADAK – Gegernya penemuan Eman Suherman (53 tahun) Ketua BPD Karang Tengah yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (gadir) di dalam rumah yang berada di Kampung Babakan RT 001/007, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (25/9/2023).

Menurut informasi didapat, Eman meninggalkan rumah pada hari pergelaran pesta demokrasi di desanya, Pilkades Serentak 2023 Kabupaten Sukabumi, Ahad (24/09/2023) pagi. Baca lengkap: Sehari Usai Pilkades Serentak 2023, Ketua BPD Karang Tengah Sukabumi Tewas Gadir

“Bapak (Eman Suherman-red) pada hari Pilkades Karang Tengah, Ahad kemarin berangkat pagi dan tidak pulang,” ungkap Wiwin istri Eman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait: Daftar 71 Cakades Terpilih dalam Pilkades Serentak Kabupaten Sukabumi 2023

Diperoleh informasi, jasad Eman Suherman ditemukan pertama kali dalam kondisi tergantung oleh kedua rekannya Holik Abdi Malik (47) dan Muhidin (57) yang juga BPD Karang Tengah.

“Saat mendatangi kediaman korban yang sudah lama tidak ditempati terlihat motor yang terparkir di depan rumah,” ungkapnya.

Mereka kemudian mengetuk ngetuk, namun tidak ada yang membukakan pintu dan tidak juga ada balasan. Kedua rekan Eman akhirnya memutuskan masuk ke rumah karena memang dalam kondisi tidak terkunci.

“Setelah masuk ke dalam rumah, kami kaget melihat Eman dalam keadaan gantung diri. Mengetahui hal tersebut, kami langsung melaporkan kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Tak lama mendapatkan informasi, jajaran Kepolisian Sektor Cibadak langsung mendatangi TKP penemuan mayat yang sudah tergantung.

“Kami langsung mengevakuasi korban, meminta keterangan saksi-saksi dan membawa jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum demi penyelidikan,” pungkas Bripka Rizal Ardyanto saat dihubungi sukabumiheadline.com melalui seluler.

Berita Terkait

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi
Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Berita Terbaru