Diterjang Angin, Atap 5 Rumah Warga Kutamekar Sukabumi Hancur

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah warga Kampung Kuta Mekar, Palabuhanratu, rusak. l

Kondisi rumah warga Kampung Kuta Mekar, Palabuhanratu, rusak. l

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Rumah warga di Kampung Kutamekar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami rusak bagian atapnya. Hal itu akibat diterjang angin kencang disertai hujan pada Rabu (9/2/2022).

Ketua RT 03 Kampung Kutamekar Hendi Jelly mengungkapkan, kejadian angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, menyebabkan kurang lebih 5 rumah warga rusak bagian atapnya.

“Iya bagian atap, asbes dan genteng berterbangan, kejadian pukul lima sore akibat angin besar, angin barat tadi,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com.

“Sekarang mereka yang rumahnya rusak, mengungsi ke tetangga dan saudara terdekat karena rumahnya rusak bagian atap, pada terbang,” sambungnya.

Dijelaskan dia, ada sebagian warga yang rumahnya rusak langsung membersihkan material puing-puing atap yang berterbangan
“Ini langsung dibersihkan puing-puing genteng yang jatuh dan rusak. Mana masih hujan lagi, saya sudah mengimbau warga harus hati-hati karena curah hujan masih tinggi disertai angin kencang,” terangnya.

Baca Juga :  Macet, Truk Semen Mogok di Jalur Menanjak Jalan Pamuruyan Sukabumi - Bogor

Sementara itu, Fahrudin (70) warga yang rumahnya mengalami kerusakan mengungkapkan, saat kejadian sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba dikejutkan dengan suara benda keras berjatuhan di dalam rumah.

“Lagi di dalam. Kaget pas denger kaya benda jatuh gitu. Pas dilihat ke luar, angin kencang, genteng berjatuhan, yang tetangga juga berjatuhan asbesnya,” ungkapnya.

“Beruntung tidak kena jatuhan material genteng. Gak ada korban luka maupun korban jiwa,” tandasnya.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terbaru

Terlilit utang, N sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sukabumi

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sabtu, 31 Jan 2026 - 22:07 WIB