Dua Nakes Positif Covid-19, Pelayanan Puskesmas Nagrak Sukabumi Dibatasi

- Redaksi

Sabtu, 3 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com – Pelayanan di Puskesmas Nagrak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dibatasi menyusul adanya dua orang tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Puskesmas Nagrak Yuyun Wahyuni dalam surat edaran bernomor 440/263/PKM.NGK/VII/2021 menyatakan pembatasan pelayanan akan berlangsung selama 14 hari, tanggal 3-17 Juli 2021.

“Pelayanan di UGD dan rawat inap hanya bisa melayani pagi saja karena kekurangan tenaga kesehatan untuk pelayanan sore dan malam hari,” ungkap Yuyun dalam edaran tertanggal 2 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, untuk sementara waktu selama masa pembatasan pelayanan di Puskesmas Nagrak, pasien akan diarahkan ke klinik terdekat.

“Selama masa pembatasan pelayanan, pasien UGD kami alihkan ke klinik dokter 24jam citra di daerah Cibadak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru