Dua Pernikahannya Seumur Jagung, Begini Kata Desy Ratnasari

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desy Ratnasari dan Nasywa. l @desyratnasariterdepan

Desy Ratnasari dan Nasywa. l @desyratnasariterdepan

SUKABUMIHEADLINE.com l Desy Ratnasari pernah dua kali gagal dalam membina rumah tangga. Perceraian yang dialaminya ternyata sempat membuat artis yang tenar di era 1990-an ini merasa malu.

Desy Ratnasari pertama kali menikah dengan Trenady Pramudya pada 20 Februari 1999, namun bercerai kurang dari satu tahun.

Lalu, Desy menikah kembali dengan pria asal Palembang, Sammy Hamzah, pada 2001. Namun, pernikahan kedua ini pun tak bertahan lama. Desy dan Sammy bercerai dua tahun kemudian. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak perempuan bernama Nasywa Nathania Hamzah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat perceraian itu terjadi, karier Desy Ratnasari di dunia hiburan sedang bagus-bagusnya. Dia menjadi artis papan atas yang kerap dicari produser. Namun, gara-gara itu juga, Desy mengaku mengalami tekanan yang sangat berat kala memutuskan menyudahi pernikahan dengan suami yang pertama.

“Yang pertama 11 bulan lho. Helo! Lagi terkenal banget, tiba-tiba bercerai. Malu? yes,” kata Desy Ratnasari, dikutip sukabumiheadline.com dari kanal YouTube Orami Entertainment, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga :  Liburan ke Pantai Sukabumi, tapi Tetap Waspada Gelombang Pasang

Ketika mengalami keterpurukan itu, Desy hanya bisa menutup diri. Dia tak bercerita banyak tentang prahara rumah tangganya kepada keluarga besar, apalagi publik.

Rupanya, pilihan artis kelahiran 1973 ini untuk diam dilatarbelakangi nasihat sang nenek. Nenek Desy selalu menasihatinya untuk tidak mengumbar cerita sedih, karena tempat curhat yang paling benar hanyalah Tuhan.

“Nenek saya selalu bilang, cerita (sedih) hanya boleh ke Allah. Kalau ke saudara (ceritanya) yang senang aja. Kalau problem saya sudah beres, baru boleh cerita ke saudara,” kata Desy.

Saat gagal berumah tangga, Desy diajarkan sang nenek untuk tidak menyalahkan orang lain. Sebaliknya, dialah yang harus introspeksi diri dan bisa segera bangkit dari keterpurukan.

“Nenek saya bilang, kamu boleh sedih, tapi batasi. Seminggu? Atau mau berapa minggu? Kan kita nggak tahu ya mau berapa lama berkabung. Ya justru karena kamu nggak tahu, makanya cepetan kerja, supaya pikirannya nggak di situ terus,” ungkap Desy.

Baca Juga :  Empat Pemotor Tewas, Warga Benda Sukabumi Blokir Jalan Nasional Bergelombang

Menurut Desy, di perceraian yang pertama, dia hanya berduka selama satu minggu. Lalu di perceraian kedua, ia butuh waktu dua minggu untuk “berkabung”.

Ketika sedang terpuruk, Desy sempat ingin menenangkan diri di kampung halamannya di Sukabumi. Tetapi, sang nenek lagi-lagi mendorongnya untuk kembali beraktivitas seperti biasa.

“Jadi saya sempat nggak mau keluar tuh. Kata nenek saya, memangnya itu listrik mau dibayar pake nangis? Emang ini mau dibayar pake ini itu? Kerja. Kalau mau sedih kerja, keluar rumah, kerja, terus pulang. Jangan ke mana-mana,” lanjutnya.

Menurut Desy, mendiang sang nenek merupakan sosok yang dihormati di dalam keluarga besarnya. Maka itu, ia sangat menuruti apa yang dititahkan oleh mendiang nenek.

Berita Terkait

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026
Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun
Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi
Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:16 WIB

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:25 WIB

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:57 WIB

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131