Duel remaja di Sukabumi, korban dibacok hingga hidung nyaris putus

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti duel maut di Sukabumi - Istimewa

Barang bukti duel maut di Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Aksi duel antar remaja kembali terjadi di Sukabumi pada Rabu (19/2/2025). Akibat duel ini dua pelaku mengalami luka bacok bacok cukup parah.

Aksi duel dilakukan di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Kabandungan, Desa Parungseah RT 001/011, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 18.00 WIB.

Menurut salah seorang pelajar yang terlibat aksi kekerasan itu, duel terjadi antara dua kelompok SMP berbeda. Mereka awalnya saling membuat janji di media sosial Instagram untuk berduel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun, dua pelajar yang terlibat duel gladiator tersebut, diketahui berinisial SA (16) asal warga Kampung Cijambe, Kecamatan Cisaat dan  ILA (16) warga Kampung Selabintana Kulon, Kecamatan Sukabumi.

Sementara, Kasubsi Pengelola Informasi, Dokumentasi, dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, membenarkan kabar tersebut.

“Janjian melalui medsos Instagram akan melakukan perkelahian dengan menentukan titik kumpul di Kabandungan (TPU),” kata dia, Kamis (20/2/2025).

Salah satu pelaku duel mengalami luka bacok yang cukup mengerikan pada bagian muka hingga nyaris putus pada hidungnya, sedangkan pelaku lainnya alami luka bacok pada badan tembus pada paru.

Pelajar berinisial ILA mengalami luka terbuka sebanyak 3 sayatan di bagian belakang punggung dengan lebar 1 centimeter dan dalam sekitar 2 centimeter, 2 sayatan di bagian paha kanan dengan lebar 4 centimeter dan dalam sekitar 0,5 centimeter dan luka terbuka sebanyak 1 sayatan di bagian tangan belakang korban dengan lebar 1 centimeter dan dalam 2 centimeter.

“Sedangkan, pelajar inisial SA mengalami luka terbuka sebanyak 1 sayatan pada bagian hidung hingga ke mulut dengan lebar 7 centimeter dan dalam sekitar 5 centimeter mengenai tulang dan otot,” katanya.

Saat ini keduanya sedang dalam penanganan medis pihak RSUD R Syamsudin SH karena akan dilakukan tindakan operasi pada luka bacokan senjata tajam yang dialami keduanya.

“Aksi kekerasan duel gladiator antar remaja terjadi di wilayah Salabintana, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (19/2/2025). Salah satu pelaku duel mengalami luk4 bacok pada bagian muka hingga nyaris putus pada hidungnya,” pungkasnya.

Sedangkan pelaku lainnya alami luka bacok pada badan tembus pada paru. Saat ini keduanya sedang dalam penanganan medis pihak RSUD R Syamsudin SH karena akan dilakukan tindakan operasi pada luka bacokan senjata tajam yang dialami keduanya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut
Perempuan asal Sukabumi terancam penjara 12 tahun di Mataram, NTB
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB