Empat Kecamatan di Kota Sukabumi Terdampak Kekeringan

- Redaksi

Senin, 14 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI memberikan bantuan air bersih untuk warga dua kecamatan di Kota Sukabumi. l Istimewa

PMI memberikan bantuan air bersih untuk warga dua kecamatan di Kota Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Upaya bantuan distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Sukabumi terus diperluas. Diketahui, hingga saat ini warga empat kecamatan di Kota Sukabumi, Jawa Barat terdampak bencana alam kekeringan.

Langkah tersebut karena wilayah yang terdampak kekeringan bertambah dibandingkan sebelumnya, yakni warga di dua kecamatan terdampak.

Seperti pada Sabtu (12/8/2023) lalu, bantuan air bersih disalurkan kepada warga di dua lokasi di Kecamatan Cikole tepatnya di RT 01 RW 07 dan RT 03 RW 01 Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan air bersih disalurkan oleh Palang Merah Indonesia atau PMI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi. Kedua lembaga tersebut mendistribusikan air bersih dengan menggunakan truk tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter.

Bantuan ini untuk warga yang saat ini mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang di dua titik lokasi Kecamatan Cikole. Upaya respon ini terang Imran, berdasarkan laporan dan permohonan permintaan distribusi air dari Ketua RW dan tokoh masyarakat setempat kepada PMI Kota Sukabumi.

Laporan kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan asesmen dan koordinasi oleh PMI Kota Sukabumi bersama BPBD dan PDAM Kota Sukabumi, serta pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk melakukan rencana aksi pelayanan distribusi air bersih

Selain itu, relawan PMI melakukan kampanye hemat air kepada masyarakat, sebagai salah satu upaya kesiapsiagaan menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak fenomena El Nino.

Sebelumnya, bantuan air bersih juga didistribusikan ke warga Kampung Nanggerang RT 01 dan RT 02 RW 13 Kelurahan/Kecamatan Lembursitu.

Pasokan air bersih di Kampung Nangerang itu ditujukan kepada 30 kepala keluarga (KK) yang terdampak musim kemarau dengan menggunakan armada truk tangki milik PMI Kota Sukabumi.

Kecamatan Lembursitu memang menjadi salah satu wilayah yang mulai mengalami krisis air bersih sebagai dampak musim kemarau. Selain Lembursitu, daerah lain yang saat ini mengalami kesulitan air bersih yaitu Kecamatan Baros dan Cibeureum.

“Terdampak kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan lahan pertanian dan krisis air bersih,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru