SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Jalan Nasional di wilayah Cicurug, tepatnya di Jalan Siliwangi, Kampung/Desa Benda RT 01/01, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang bergelombang, kembali menelan korban jiwa.
Terbaru, seorang pemotor asal Katulampa, Kabupaten Bogor, mengalami kecelakaan dan langsung tewas di tempat, Sabtu (21/5/2022) petang sekira pukul 18.30 WIB.
Jatuhnya korban jiwa akibat jalan bergelombang tersebut mengundang kegeraman anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi HM Agus Mulyadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BACA JUGA: Di Sukabumi Muncul Petisi: Pak Polisi, Ayo Berani Tilang Truk Aqua!!!
“Penyebab kecelakaan, adalah karena jalan bergelombang. Kami sudah berkali-kali menyampai tentang kondisi jalan nasional yang bergelombang itu agar segera ada penanganan dan tidak jatuh korban lagi,” kata Agus kepada sukabumiheadline.com, Sabtu malam.
Sayangnya, kata Agus, malam ini (Sabtu malam) kembali jatuh korban jiwa. Hal itu menurutnya harus menjadi perhatian karena kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian dari aparatur pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap kendaraan over tonage.
Hal itu, terang Agus, bisa dibuktikan di mana jalur sebelah kiri, menuju Jakarta, lebih rendah sehingga jalan menjadi tidak rata dan bergelombang.
Karenanya, Agus mendesak Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Dedi Chardiman untuk menindak dan menertibkan angkutan-angkutan barang yang melebihi kapasitas.
BACA JUGA: Dua Pemotor Tewas, 5 Foto Jalan Nasional di Cicurug Sukabumi Mirip Punggung Buaya
“Jadi kami mendesak Kepala Dinas Perhubungan untuk melakukan penertiban terhadap angkutan-angkutan yang melebihi kapasitas,” tegasnya.
“Kami, DPRD Kabupaten Sukabumi, menyadari ini jalan nasional, tetapi kita bisa bertindak dengan melakukan pengawasan-pengawasan yang lebih ketat dan keras,” tegasnya.
Untuk itu, Agus mendesak Kadishub melakukan aksi nyata agar tidak kembali jatuh korban jiwa.
“Kami DPRD merasa sedih, dimana saat ini orang-orang seharusnya bergembira karena hari libur, tetapi justru kembali jatuh korban jiwa yang disebabkan jalan rusak,” tandasnya.