Gandeng Muhammadiyah dan IPB, Perhutani akan hijaukan bantaran Sungai Cipelangherang Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Untuk menciptakan Kota Sukabumi yang lebih hijau, bersih, dan nyaman, Perhutani dan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menghadiri Forum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) dalam upaya menata bantaran Sungai Cipelangherang pada Rabu (26/06).

Forum ini dihadiri oleh banyak pihak terkait, termasuk penggiat lingkungan dan berbagai instansi yang peduli akan lingkungan.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Sub Seksi (KSS) Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan (HKTA) Perhutani KPH Sukabumi Chendra Eka Permana, Ketua Forum PKP Achmad Fahmi, Ketua Komunitas Peduli Sungai Dadang, serta perwakilan dari Bank Mandiri, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Akademisi Perguruan Tinggi Muhammadiyah, dan Universitas IPB Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Administratur KPH Sukabumi Arif Marghana melalui Chendra menyampaikan bahwa Perhutani sangat mendukung gagasan dari Forum PKP. Gagasan ini sejalan dengan misi Perhutani yang selalu berupaya menghijaukan lingkungan, baik kawasan hutan maupun lingkungan sekitar hutan.

“Pada kegiatan ini kami sangat setuju bahwa seluruh bantaran sungai yang melintasi Kota Sukabumi harus ditanami pohon. Penanaman pohon tersebut bertujuan untuk mencegah erosi, mengendalikan sedimentasi, dan mencegah kerusakan lingkungan,” ujar Chendra.

Ia pun  juga menambahkan bahwa jika program ini berjalan lancar, lingkungan Kota Sukabumi, khususnya bantaran Sungai Cipelangherang, akan menjadi lebih nyaman dan asri, bahkan bisa menarik kunjungan wisatawan.

Achmad mengatakan bahwa penanaman pohon di bantaran sungai adalah salah satu program yang digagas oleh Forum PKP. Menurutnya, penanaman pohon di bantaran sungai mampu mencegah erosi dan melestarikan lingkungan.

Program yang digulirkan oleh Forum PKP, yaitu Gerakan Peduli Sungai, bertujuan untuk merawat dan merehabilitasi bantaran sungai di Kota Sukabumi.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Gajah logo Partai Republik vs Kuda logo Partai Demokrat - Ist

Internasional

Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol

Kamis, 6 Agu 2026 - 07:20 WIB

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB