SUKABUMIHEADLINE.com – Banyak studio film nekad membuat sekuel dengan pemeran atau aktor di film sebelumnya diganti. Alhasil, kesempatan film pertamanya yang sukses di pasaran, harus gagal di sekuel.
Mereka membuat sekuel film tentunya berharap sukses yang sama akan diraihnya. Namun fatalnya, studio film terkadang mengharapkan sukses dengan konsep berbeda dari film pertama.
Ada sekuel film yang tetap sukses walaupun karakternya diganti. Namun, dikutip dari kincir.com, 5 sekuel film Hollywood berikut ini gagal diterima penikmat film karena karakter utamanya diganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Reboot Godzilla (2014)
Film Reboot Godzilla (2014) disutradarai Gareth Edwards dirilis Warner Bros pada 2014 dengan dibintangi Aaron Taylor-Johnson dan Elizabeth Olsen. Godzilla sukses besar dengan bujet 160 juta dolar (Rp2,3 triliun), film ini berhasil mendapatkan pemasukan sebanyak 529 juta dolar (Rp7,6 triliun).
Warner Bros pun percaya diri menggarap sekuelnya yang diberi judul Godzilla: King of the Monsters dengan karakter baru dibintangi Kyle Chandler, Vera Farmiga, dan Millie Bobby Brown. Dengan bujet 170 juta dolar (Rp2,4 triliun), pendapatan Godzilla: King of the Monsters malah 387 juta dolar (Rp5,5 triliun).
2. Evan Almighty (2007)

Diperankan Jim Carrey, Bruce Almighty (2003). disutradarai Tom Shadyac. Berkisah tentang Bruce Nolan yang diberi kesempatan menjadi Tuhan selama satu minggu dan film komedi ini sukses besar ketika dirilis. Dengan bujet 81 juta dolar (Rp1,1 triliun), Bruce Almighty berhasil meraih pemasukan 485 juta dolar (Rp7 triliun).
Shadyac dan Universal Pictures percaya diri membuat standalone sequel Bruce Almighty berjudul Evan Almighty. Dengan menghadirkan karakter baru, Evan Almighty menampilkan Steve Carell sebagai aktor utamanya. Sayangnya, Evan Almighty malah rugi ketika dirilis. Dengan bujet 175 juta dolar (Rp2,5 triliun), Evan Almighty merugi dengan pemasukan sebanyak 173 juta dolar (Rp2,4 triliun).
3. Men in Black: International (2019)

Siapa tak kenal aktor Will Smith yang telah membintangi tiga film Men in Black dan semuanya sukses besar. Dengan bujet 225 juta dolar (Rp3,2 triliun), Men in Black 3 (2012) mendapatkan pemasukan 625 juta dolar (Rp9 triliun).
Pada 2019, Sony Pictures merilis film keempat berjudul Men in Black: International. Namun, Smith dan Tommy Lee Jones digantikan Chris Hemsworth dan Tessa Thompson. Sayangnya, pesona Hemsworth tidak mampu membuat film ini sukses. Dengan bujet 110 juta dolar (Rp1,5 triliun), pendapatan Men in Black: International hanya mendapatkan 254 juta dolar (Rp3,6 triliun).
4. The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)

Fast & Furious yang sudah identik dengan Vin Diesel yang memerankan Dominic Toretto, dua film pertama Fast & Furious lebih fokus kepada Brian O’Conner, karakter yang diperankan Paul Walker. Dengan bujet 76 juta dolar (Rp1,09 triliun), film keduanya berjudul 2 Fast 2 Furious berhasil mendapatkan 237 juta dolar (Rp3,4 triliun).
Pada 2006, Universal Pictures merilis film ketiga Fast & Furious berjudul The Fast and the Furious: Tokyo Drift. Film ini menampilkan karakter baru yang diperankan oleh Lucas Black sebagai karakter utamanya. Tokyo Drift malah jadi film Fast & Furious dengan pendapatan terrendah. Dengan bujet 85 juta dolar (Rp1,2 triliun), Tokyo Drift hanya mendapatkan 159 juta dolar (Rp2,2 triliun).
5. Independence Day: Resurgence (2016)

Selain Men in Black, Will Smith juga pernah membintangi Independence Day (1996). Disutradarai Roland Emmerich, Smith berperan sebagai Steven Hiller dan berjuang melawan invasi alien ke Bumi. Dengan bujet 75 juta dolar (Rp1,08 triliun), Independence Day berhasil mendapatkan pemasukan sebanyak 817 juta dolar (Rp11,8 triliun).
20 tahun setelah perilisan Independence Day, 20th Century Fox merilis sekuelnya berjudul Independence Day: Resurgence tanpa Will Smith, tapi masih ada Jeff Goldblum dan Bill Pullman, dan pemeran baru Liam Hemsworth. Independence Day: Resurgence dengan bujet 165 juta dolar (Rp2,3 triliun) hanya mendapatkan pemasukan 390 juta dolar (Rp5,6 triliun).