Ibu Dua Anak di Sukabumi Ini Hilangkan Stress Lewat Latihan Beladiri

- Redaksi

Selasa, 13 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dayu, IRT asal Perana, Kota Sukabumi saat latihan beladiri Muay Thai. | Istimewa

Dayu, IRT asal Perana, Kota Sukabumi saat latihan beladiri Muay Thai. | Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com – Siapa sangka, Dwi Ayu Larasati (36) ibu rumah tangga asal Sukabumi ini ternyata gemar latihan beladiri Muay Thai.

Wanita yang akrab disapa Dayu ini sehari-hari tinggal di Komplek Prana Estate Blok B2 No.1, Kota Sukabumi. Selain jadi ibu rumah tangga, ternyata Dayu juga bekerja di salah satu perusahaan milik negara.

“Kebetulan saya memang hobi olahraga dan sudah pernah mencoba beberapa jenis olahraga, termasuk aerobik dan senam. Tetapi yang saya rasakan setelah mengikuti olahraga Muay Thai ternyata banyak manfaatnya,” kata Dayu kepada sukabumiheadline.com, Selasa, 13 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu dua anak mengaku hanya ingin berolahraga namun dengan sedikit latihan yang lebih menantang, yaitu di Muay Thai. Ia sudah mulai latihan Muay Thai sejak Maret 2018 lalu di Dynamic Combat Sport (DCS) Muaythai Sukabumi.

“Olahraga Muay Thai ini selain memperbaiki postur tubuh saya, juga sebagai stress releaser atau penghilang stress. sehingga saya merasa jenis olahraga Muay Thai ini banyak manfaatnya untuk saya. Ditambah tempat latihannya bersih,” imbuh Dayu.

“Saya sudah pernah mengikuti satu kali pertandingan persahabatan di Karawang. Tahun lalu bulan Agustus 2020. Event Karawang Tiger Muaythai Rookie Fight, tapi waktu itu belum menang. Jadi pengalaman berharga untuk saya,” tandasnya.

Berita Terkait

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027
Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Bisnis

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agu 2026 - 17:56 WIB

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB