Ingat Warga Sukabumi, Gegara Ini Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Pindah ke BIJB

- Redaksi

Senin, 23 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. l Istimewa

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Bagia warga Sukabumi yang biasa melakukan perjalanan udara melalui Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, tidak lama lagi bakal pindah ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, khususnya untuk pesawat bermesin jet.

Informasi diperoleh, kebijakan tersebut diambil seiring pembukaan akses melalui Jalan Tol Cisumdawu yang sudah selesai dan menghubungkan Bandara Kertajati dengan Kota Bandung.

Namun demikian, kebijakan ini justru menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpang pesawat yang kontra berpendapat, dari pada penerbangan pindah dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, lebih baik mereka beralih ke bandara lain dengan alternatif jadwal dan maskapai yang lebih banyak.

“Saya lebih memilih ke Soekarno-Hatta. Dari jarak tempuh jelas dan pilihan ketersediaan penerbangan banyak dan bisa diakses dengan kendaraan umum,” kata Bambang Sorluri kepada sukabumiheadline.com, Ahad (22/1/2023).

Bambang beralasan, meskipun nantinya Bandara Kertajati terhubung via Tol Cisumdawu, tapi jaraknya tetap saja lebih jauh ketimbang bandara ada di Kota Bandung.

Namun, tidak semuanya menolak pemindahan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka. Ada juga yang tidak masalah dengan opsi tersebut.

Berita Terkait

Soal KRL Sukabumi, KAI: Pelanggan KA Pangrango terus meningkat
Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek
Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai
Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama
Daftar kecamatan penghasil jagung di Sukabumi, ratusan ribu ton!
Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:57 WIB

Soal KRL Sukabumi, KAI: Pelanggan KA Pangrango terus meningkat

Kamis, 9 April 2026 - 17:43 WIB

Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai

Kamis, 9 April 2026 - 01:27 WIB

Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat

Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB

Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih

Senin, 6 April 2026 - 18:05 WIB

Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama

Berita Terbaru