sukabumiheadline.com – Satu lagi hotel bintang empat resmi beroperasi di Sukabumi, Jawa Barat, sejak 2025 lalu, Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak. Hotel ini memanjakan pengunjung yang ingin melihat keindahan objek wisata alam yang melimpah, mulai dari air terjun, sungai, bukit, hingga pegunungan.
Keunikan sejarah, keindahan alam, serta perkembangan daerah Sukabumi ini mendorong Santika Indonesia Hotels & Resorts bekerja sama dengan PT Pulau Kelapa Sentosa menghadirkan Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak – Sukabumi.
Lantas, siapa pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi perusahaan, Ahad (25/1/2026), pemilik Santika Indonesia Hotels & Resorts adalah konglomerat hotel lokal di bawah naungan PT Grahawita Santika, yang merupakan anak unit bisnis Kompas Gramedia.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 22 Agustus 1981, dengan properti pertamanya di Bandung. Perusahaan dengan semboyan Hospitality from the Heart, dan nilai yang diterapkan yaitu Indonesian Home, ini mengelola 113 hotel yang tersebar di lebih dari 40 kota di Indonesia.
Berawal dari Bandung
PT Grahawita Santika didirikan untuk mengelola bisnis perhotelan di bawah Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 22 Agustus 1981. Hotel Soeti adalah hotel pertama yang dibeli dari pemiliknya, Soetiyah Pudjosuwarno. Dengan letak di Jalan Sumatra No. 52-54, Kota Bandung.
Penginapan sederhana dengan 33 kamar yang dibangun di atas lahan seluas 3.200 meter persegi ini direnovasi pada 1988 menjadi hotel berbintang 3 dengan 70 kamar.
Setelah renovasi tersebut selesai, hotel ini diresmikan sebagai Hotel Santika Bandung oleh Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Soesilo Soedarman, pada tanggal 27 Maret 1989. Hotel Santika Bandung inilah yang menjadi pelopor pendirian Santika Indonesia Hotels & Resorts.
Latar belakang pendirian Santika Indonesia Hotels & Resorts ini berawal dari pembredelan harian Pos Kota pada 1978. Oleh karena itu, para pendiri Kelompok Kompas Gramedia harus memikirkan diversifikasi unit bisnis di luar bisnis intinya sebagai media komunikasi.
Mereka membuat rencana untuk mencegah pemecatan massal. Jika suatu hari harian Pos Kota akan dibredel kembali, masih ada anak perusahaan yang bisa menyokong karyawan mereka. Beberapa bisnis mulai dilakukan, termasuk di antaranya adalah industri perhotelan.
Pada awalnya, rencana pendirian sebuah hotel tidak disetujui oleh pihak manajemen, karena pada saat itu bisnis hotel dianggap memiliki konotasi yang negatif serta return on investment dinilai berjalan lamban.
Namun, Binawarna Sardjan selaku anggota tim investasi Kompas Gramedia berhasil meyakinkan Indra Gunawan selaku ketua tim untuk menyetujui rencana pendirian hotel.
Pendiri Kompas Gramedia
Untuk informasi, pendiri Kompas Gramedia adalah dua tokoh pers nasional, Petrus Kanisius Ojong (PK Ojong) dan Jakob Oetama. Mereka membangun perusahaan multi-industri ini dari awal dengan prinsip jurnalisme humanis dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
PK Ojong sendiri merupakan seorang guru, wartawan, sekaligus ahli hukum yang dikenal gigih dan bersahaja, menjadi salah satu pilar awal Kompas Gramedia. Sedangkan Jakob Oetama, juga seorang guru dan wartawan yang memiliki idealisme tinggi dalam menyuarakan kebenaran dan membangun media yang dipercaya publik, memimpin Kompas hingga berkembang menjadi grup media besar.
Perjalanan bisnis keduanya berawal sejak 1963 dengan menerbitkan Majalah Intisari. Lalu pada 1965, mereka mendirikan Harian Kompas, yang menjadi cikal bakal Kompas Gramedia Group.
Setelah P.K. Ojong meninggal pada 1980, Jakob Oetama melanjutkan perjuangan dan mengembangkan Kompas Gramedia menjadi salah satu industri media terbesar di Indonesia.
Jaringan Hotel Santika
Saat ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts mengelola 113 hotel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang tersebar melalui 7 merek berbeda, sebagai berikut:
Amaris Hotel: Amaris Hotel merupakan merek hotel ekonomi berbintang 2, dengan jumlah properti paling banyak di antara merek-merek Santika Indonesia Hotels & Resorts. Hingga tahun 2025, terdapat 59 properti yang menyandang merek Amaris Hotel.
Hotel Santika: Hotel Santika merupakan merek hotel menengah berbintang 3 dan merupakan andalan Santika Indonesia Hotels & Resorts. Hingga tahun 2025, terdapat 28 properti yang menyandang merek Hotel Santika.
Kampi Hotel: Kampi Hotel merupakan merek hotel menengah berbintang 3, dengan target kaum muda-mudi. Hingga tahun 2025, terdapat 3 properti yang menyandang merek Kampi Hotel.
The Anvaya: The Anvaya merupakan merek hotel kelas atas berbintang 5, dengan suasana sanggraloka. Hingga tahun 2025, terdapat 1 properti yang menyandang merek The Anvaya.
The Royal Collection: The Royal Collection merupakan gabungan dua merek hotel mewah berbintang 5 yang mengusung konsep vila pribadi. Kategori ini mencakup dua merek, yakni The Kayana dan The Samaya. Hingga tahun 2025, masing-masing merek memiliki 2 hotel.
Hotel Santika Premiere

Hotel Santika Premiere merupakan merek hotel menengah ke atas berbintang 4, dengan target wisatawan bisnis. Hingga tahun 2025, terdapat 18 properti yang menyandang merek Hotel Santika Premiere.
Salah satunya, adalah Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak – Sukabumi yang terletak di Jl. Raya Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Baca selengkapnya: Intip interior dan tarif Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi









