Intip Indahnya Wisata Situ Dewa Dewi Cipiit Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Wisata Danau Situ Cipiit Indah di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. | Foto Istimewa

Tempat Wisata Danau Situ Cipiit Indah di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. | Foto Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Danau Dewa Dewi atau lebih di kenal dengan julukan Situ Cipiit, yang berada di Kampung Rawaseel RT 01/08, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi adalah salah satu tempat wisata yang berada di Sukabumi Selatan.

Objek wisata yang di kelilingi pohon pinus itu memiliki luas lahan sekitar 2,5 hektare kini mulai menjadi tujuan wisatawan baik lokal maupun dari luar Sukabumi.

Situ Dewa Dewi Cipiit Sukabumi jadi salah satu wisata yang asyik. Selama ini, destinasi wisata Sukabumi selalu identik dengan Geopark Ciletuh. Padahal, salah satu wilayah di Jawa Barat ini punya banyak objek wisata asyik yang pas untuk liburan. Daya tarik destinasi ini terletak pada telaga yang hadir di tengah hutan pinus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situ Dewa Dewi atau dikenal juga dengan nama Wana Wisata Situ Cipiit jadi salah satu tujuan berlibur para muda-mudi Sukabumi. Alasannya karena, selain asri objek wisata ini juga tampil dengan instagenic.

Banyak fasilitas yang disediakan untuk pengunjung disana mulai dari camping ground,hamockan, perahu bebek , hunting,foto wedding, tempat kumpul keluarga dan masih banyak lagi.

Situ Cipiit sendiri di kelola oleh warga sekitar. Hari atau sering dipanggil bobon (24 tahun) mengatakan Situ cipiit dikelola oleh warga sekitar. Dikelola sama warga Rawaseel sama warga Sukamanah,Tapi karena lokasi ada di kehutanan jadi atas nama perhutani.

Harga masuk ke Situ cipiit relatif murah.

“Untuk biaya tiket masuknya Rp 5.000,- perorang dan parkir kendaraan roda dua sebesar Rp. 2.000,- saja .” katanya.

Untuk mencapai lokasi danau yang berada di lahan milik Perhutani ini, jaraknya tidak terlalu jauh dari jalan raya Jampang Tengah-Sukabumi yakni hanya sekitar 6 km.

Hal yang sangat di sayangkan dari tempat wisata ini adalah akses jalan yang cukup buruk .

“Ada 1 hal keluhan parawisata , bila mana hujan akses jalan yng kurang memadai untuk mobil/motor dalam artian jalan masih buruk sekitar 300M dari persimpangan menuju lokasi.” Ungkap Bobon.

Berita Terkait

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun
Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana
Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Alumni Unpad, artis asal Sukabumi bagikan perjalanan karier ke mahasiswa baru
Profil Zahran dan Salma, wakil Kota Sukabumi di Grand Final Pasanggiri Moka Jawa Barat 2026
EQUIL dan AQUA dari Sukabumi cetek! Ini 5 AMDK termahal di dunia, Rp1,5 miliar/liter

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:26 WIB

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB