Italia akan kirim tentara untuk dirikan negara Palestina

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan militer Italia - Istimewa

Pasukan militer Italia - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pasukan dari Italia akan membantu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendirikan negara Palestina. Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani.

Tajani mengatakan pengiriman pasukan militer ke Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah menyusul eskalasi yang memanas sejak Israel melancarkan agresi brutal ke Jalur Gaza dan kini mulai menggempur Lebanon.

“Tujuan kami memfasilitasi integrasi ini. Mungkin, untuk waktu yang terbatas dengan kehadiran misi PBB yang dipimpin Arab (Saudi) di bawah bimbingan otoritas Palestina. Kami siap mengirimkan pasukan kami bersama PBB untuk mendirikan negara Palestina yang diakui oleh Israel dan mengakui Israel,” ungkap Tajani, seperti dilansir Anadolu Agency.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tajani menilai situasi terkini di Gaza dan Lebanon kian mengkhawatirkan. Terlebih, setelah Israel melancarkan serangan ke markas besar Hizbullah di Beirut hingga menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Sayyed Hassan Nasrallah pada pekan lalu.

“Risiko meningkatnya ketegangan tampaknya terus berlanjut saat ini. Saat ini, kami bekerja lebih keras dari sebelumnya untuk mencapai gencatan senjata di Lebanon dan Gaza,” ujar Tajani.

Berita Terkait

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu
Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:15 WIB

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Berita Terbaru