Jalan Pelabuhan II Sukabumi Berdebu, Netizen: Nikmati Sensasinya, Slebewww

- Redaksi

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Palabuhan II berdebu. l Istimewa

Jalan Palabuhan II berdebu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIKEMBAR – Kondisi Jalan Pelabuhan II di Pangleseran, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang rusak parah kembali disentil netizen Sukabumi.

Jika ketika musim hujan netizen menyentil karena banyaknya kubangan air di tengah jalan, pada musim kemarau ini kondisi jalan tersebut kembali disentil warganet karena berdebu cukup pekat.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan para pengendara yang melaju di belakangnya, terutama para pengendara roda dua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah video yang memperlihatkan jalanan berdebu yang ramai kendaraan melintas diunggah oleh akun Muhammad Abdul Aziz di salah satu grup media sosial Facebook dan TikTok pada akhir pekan lalu.

Bagus ya, kayak ada efek ngebul ngebulnya gitu,” tulisnya dalam keterangan video tersebut, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (27/7/2022) pagi.

Mau tau sensasinya, silahkan datang dan lewati Jalan Pelabuhan II …panggeleseran_cikembar… Pokoknya slebewwwwww,” lanjutnya dalam keterangan video.

Unggahan kemudian dikomentari banyak netizen Sukabumi. Dari mulai komentar lucu hingga serius.

Serasa di gurun pasir,” tulis akun Muhammad Rizky Fahreza di kolom komentar.

Lalu aku. Yosep Anggareksa menimpali, “mun indit gawe teh genah asli tiap isuk , mtor beres di kumbah oge pas di palkiran teh sing tarambleg kekebul na 🤣 komo mun make calana hideng mh narapel 🤦 (kalau berangkat kerja enak setiap pagi. Motor habis dicuci, begitu juga saat di parkiran pada nempel debunya. Apalagi kalau pakai celana hitam pada nempel).”

Masih mikir keras. Niat nya di benerin nya sampe gimana sih?? Ini arsitek jalan nya di datengin dari mana ya?? Asli sumpah tiap lewat sini bikin darah tinggi,” timpal akun Mari Agustina.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB