sukabumiheadline.com l JAMPANG TENGAH – Ruas Jalan Provinsi yang rusak parah di wilayah Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikeluhkan warga karena sudah bertahun-tahun dibiarkan semakin rusak.
Berita Terkait: Jalan Hancur di Jampang Tengah Sukabumi, Warga: Dipandang Sebelah Mata
Diketahui, jalan rusak tersebut ruas Cikembar hingga Jampang Tengah. Kerusakan tergolong cukup parah karena terlihat genangan air di mana-mana usai wilayah tersebut diguyur hujan deras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berita Terkait: Tak Jadi ke Sukabumi karena Jalan Rusak, Baim Wong Undang Pasangan Viral ke Jakarta
Bahkan saking kesalnya, warga kemudian mengedit foto foto jalanan rusak tersebut menjadi kebun binatang. Baca lengkap: Jalan Provinsi di Jampang Tengah Sukabumi Hancur, Berubah Jadi Kebun Binatang

Merespons banyaknya keluhan masyarakat, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjanjikan perbaikan jalan rusak di wilayah Jampang Tengah akan dilakukan pada awal 2024.
Menurutnya, saat ini tengah dilakukan pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baru di seluruh Jawa Barat dengan total panjang 1,250 kilometer.
“Sedang dikerjakan 350 km tahun ini dan sedang berjalan. Dan 800 kilometer di awal tahun depan,” kata pria yang suka dipanggil Kang Emil dikutip dari akun Instagram pribadinya, Ahad (16/7/2023).
“Ada Jampang Tengah dan daerah-daerah terpencil dan perbatasan,” lanjut dia.
Baca Juga:
Bertahun-tahun Jalan di Jampang Tengah Sukabumi Dibiarkan Rusak Parah
Jalan Provinsi di Jampang Tengah Sukabumi Makin Hancur, Warga Kesal
Jalan di Jampang Tengah Sukabumi Hancur, Sopir Truk Mengeluh
Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga, Royani menyebut jika lubang jalan terdapat di banyak titik jalan tersebut, sehingga membahayakan para pengendara, terutama roda dua.
“Jalan Provinsi, tepatnya di ruas Bojong Lopang dan Desa/Kecamatan Jampang Tengah. Sudah lama kondisinya begini-gini aja, belum ada pembangunan atau setidaknya perbaikan,” kata Royani kepada sukabumiheadline.com, Senin (27/2/2023).
Jalan Hancur 10 KM yang Diaspal 50 Meter, Warga Jampang Tengah Sukabumi Merasa Dihina