Jalan Rusak di Sagaranten Sukabumi, Warga Bingung Harus Ngadu ke Mana

- Redaksi

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Jalan rusak di Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l SAGARANTEN – Kondisi jalan rusak parah di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikeluhkan warga. Pasalnya, warga merasa dirugikan secara materi akibat jalan rusak bertahun-tahun tanpa ada perbaikan.

Nuraidah Muhammad, salah seorang warga Kampung Tanjung, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten warga tidak hanya dirugikan secara materi, tapi juga waktu dan tenaga.

“Menghambat aktivitas perekonomian warga. Apalagi kalau musim hujan, semakin rusak parah,” keluh Nuraidah kepada sukabumiheadline.com, Kamis (18/5/2023) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nuraidah mengaku jika dirinya dan warga lain akhirnya lebih sering mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut di media sosial Facebook karena bingung ke mana harus mengadu.

“Kami selama ini hanya bisa mengeluh ke media sosial. Gak tahu harus mengeluh ke mana lagi,” kesal dia.

“Kalau memang ini Jalan Kabupaten, saya berharap bupati segera memperbaiki jalan ini. Mau sampai kapan dibiarkan rusak?” katanya.

Nuraidah juga meminta agar keluhan warga diperjuangkan ke Pemerintah Provinsi atau Pusat, jika memang status jalan tersebut milik provinsi atau nasional.

“Kalau memang Jalan Provinsi atau Nasional, tolong perjuangkan sama bapak-bapak di kabupaten. Suarakan keluhan kami karena warga sangat membutuhkan perhatiannya,” pungkas Nuraidah.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru