Jalan Tol Bocimi Seksi 2 dibuka fungsional untuk arus balik Lebaran

- Redaksi

Sabtu, 13 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan lalu lintas di exit toll Bocimi Seksi 2. - Istimewa

Kemacetan lalu lintas di exit toll Bocimi Seksi 2. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Usai ditutup total setelah longsor di KM 64 pada Rabu (3/4/2024) lalu, mulai Kamis (11/4/2024) Jalan Tol Bocimi Seksi 2 kembali dibuka dan bisa dilalui kendaraan.

Namun demikian, ruas tol sepanjang 11,4 kilometer dengan exit toll di Sundawenang, yang menghubungkan Cigombong, Kabupaten Bogor dengan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi tersebut dibuka satu arah atau one way, dari arah Bogor tujuan Sukabumi saja. Baca lengkap: Dibuka one way setelah longsor, ini syarat kendaraan boleh melintas Jalan Tol Bocimi Seksi 2

Selain itu, jalan tol yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun lalu itu juga dibuka fungsional untuk arus balik mudik Lebaran, dari Sukabumi tujuan Bogor dan Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudik aman penuh kebahagiaan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akan difungsionalkan saat arus balik Lebaran guna mengurangi peningkatan volume kendaraan di jalur nasional,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, dikutip pada Sabtu (13/4/2024).

Jalan Tol Bocimi KM 64-600 sempat menjadi lokasi longsor beberapa waktu lalu. Diketahui, imbas longsor yang terjadi membuat jalur nasional mengalami kepadatan arus lalu lintas di mudik Lebaran 2024.

“Harapan kami masyarakat bisa menggunakan lajur ini kalau bisa kita koordinasikan dulu. Kalau aman lancar kemudian kita bisa gunakan dan masyarakat yang melewati ini harus berhati hati nanti kita pasang rambu-rambu dan barrier sehingga masyarakat bisa melewati itu dengan aman,” kata Raden.

Seperti diketahui, Jalan Tol Bocimi Seksi 2 mengalami longsor di KM 64.600 pada akhir Ramadhan 2024 lalu.

Berita Terkait

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Berita Terbaru