Jari Nyaris Putus, Polisi Buru Penganiaya Pelajar SMK di Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Senin, 30 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jari MA nyaris putus disabet senjata tajam di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Jari MA nyaris putus disabet senjata tajam di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG -Nasib nahas dialami seorang pelajar salah satu SMK di Cicurug, yang merupakan warga Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bahkan, korban saat ini harus mendapat perawatan intensif oleh tim medis Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug.

Pasalnya, kondisi jari tangan sebelah kanan mengalami luka parah dan nyaris putus setelah terkena sabetan senjata tajam saat melintas di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Bangkongreang, RT 01/04, Desa Benda, Kecamatan Cicurug.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang didapat sukabumihedaline.com, sebelum pelajar salah satu SMK di Cicurug, berinisial MA (17) ini terkena sabetan benda tajam, berawal Sabtu (28/01/23) kemarin sekira pukul 11.30 WIB.

Saat itu, MA bersama rekannya dengan mengendarai sepeda motor tengah melintas di Jalan Raya Siliwangi dari arah Cigombong menuju Cicurug. Namun, tanpa diketahui awalnya tiba tiba di lokasi kejadian sejumlah pelajar lain langsung menyerangnya yang diduga menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Saat di konfirmasi, MA yang masih tergolek lemah dalam perawatan tim medis menerangkan, saat diserang sempat berusaha menghindar. Namun, pelaku terus membabi buta dengan senjata tajamnya membuat jari MA terkena sabetan.

“Saya sama tidak tahu, pelaku ini berasal dari sekolah mana, mereka tiba tiba langsung menyerang, terus langsung itu kabur,” ujar MA singkat sambil menahan rasa sakitnya. Senin, (30/1/2023).

Sementara itu, salah seorang perawat RS BMC, Agung yang sempat melakukan penanganan terhadap korban mengatakan, luka yang diderita MA cukup serius sehingga harus dirujuk ke rumah sakit lain.

“Kami sudah melakukan penanganan sementara agar luka yang dialami korban tidak terlalu banyak mengeluarkan darah, karena adanya luka robek di bagian jari tangan sebelah kanan,” timpalnya.

Di lokasi berbeda, Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Dian Pornomo mengatakan kasus penganiayaan di wilayah hukum Polsek Cicurug, saat ini jajarannya bersama tim dari Polsek Cicurug telah mengerahkan tim Opsnal dari Jatanras melakukan backup penyelidikan.

“Kami masih memburu pelaku dari kasus tindak pidana penganiayaan itu, kejadiannya kemarin itu,” terangnya.

Berita Terkait

Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi
Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Kepala BKN ingatkan Pemkab Sukabumi terkait pentingnya Manajemen Talenta ASN
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM

Berita Terbaru

Ilustrasi pria dewasa memeluk anak laki-laki - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki

Selasa, 6 Okt 2026 - 17:48 WIB