Kabar Terkini Wanita Cicurug Hamil Ektopik di Arab Saudi

- Redaksi

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Hodijah sesaat sebelum dilakukan CT Scan sebelum operasi. l Istimewa

Siti Hodijah sesaat sebelum dilakukan CT Scan sebelum operasi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I CICURUG – Nasib Siti Hodijah, seorang buruh migran indonesia (BMI) asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang sudah tiga bulan menderita akibat mengalami kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan di Arab Saudi.

Kabar terbaru datang dari Rika Fatimah (43) yang merupakan kakak kandung Siti Hodijah. Menurutnya, kondisi adiknya tersebut kini sudah mulai membaik setelah dilakukan operasi terhadap penyakit yang dideritanya.

“Sudah dioperasi, dan sekarang sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi,” kata Rika kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (19/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh ia menuturkan, biaya operasi ditanggung oleh teman-temannya sesama pekerja migran asal Indonesia yang bekerja di Arab Saudi.

“Kalau untuk biaya hidup sehari-hari dibantu oleh teman-temannya di Arab Saudi,” tambah Rika melalui pesan WhatsApp.

Untuk biaya operasi, Rika mengaku sudah meminta bantuan semua pihak, termasuk ke dinas. Namun, Rika tidak menjelaskan dinas mana yang dimaksud.

Lebih jauh, Rika menjelaskan jika pihak dinas meminta keluarga untuk berunding karena pemerintah tidak memiliki anggaran.

“Untuk biaya operasi kami keluarga diminta berunding karena katanya pemerintah tidak ada anggaran. Setiap malam saya menjerit ke Allah SWT, dan alhamdulillah berkat doa semua, ada rezeki buat biaya operasi dari teman-temannya sesama buruh migran di sana,” tambah Rika.

Sementara, disinggung mengenai rencana kepulangan wanita berusia 35 tahun asal Kampung Papisangan RT 002/004, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi tersebut, Rika mengaku belum memiliki kepastian karena harus menunggu benar-benar pulih agar bisa pulang ke Indonesia.

“Tidak ada masalah dengan penyakitnya. Hanya memang sekarang dalam masa pemulihan aja,” jelas dia.

Sementara itu, Camat Cicurug Ading menuturkan, pihaknya sudah mendatangi kediaman Siti Hodijah dan sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pemulangan Siti Hodijah.

“Berkas pemulangan Siti Hodijah sudah diserahkan ke KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Jeddah dan tinggal menunggu hasil dari KJRI,” ungkapnya.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru