Kasihan Joe Biden, Raja Salman Resmi Gabung Genk Putin-Xi Jinping, BRICS+

- Redaksi

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Arab Saudi akhirnya secara resmi mengumumkan bergabung dengan aliansi dagang BRICS+. Hal ini terjadi saat grup itu sedang melakukan ekspansi di tengah tekanan Barat terhadap salah satu anggotanya, Rusia, sebagai buntut perang dengan Ukraina.

Diberitakan Reuters, pengumuman ini disampaikan oleh media televisi resmi pemerintah Saudi, Selasa waktu setempat.

Diketahui, Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan, pada Agustus 2023 menyebutkan bahwa negaranya akan mengambil sikap untuk mengikuti BRICS pada 1 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu, Menteri Luar Negeri mengatakan kelompok BRICS adalah saluran yang bermanfaat dan penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi antar negara anggota,” timpal media resmi Rusia, Russia Today (RT), Rabu (3/1/2024).

Baca Juga :  Mega Proyek 1 Triliun Dolar Pemerintah Arab Saudi Tanda Kiamat Sudah Dekat?

Untuk informasi, BRICS+ hingga saat ini telah beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, menyambut lima anggota baru pada Hari Tahun Baru. Selain Arab Saudi, kini BRICS+ mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, Venezuela juga dikabarkan akan bergabung.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengaku alasannya bergabung ke BRICS+ adalah karena kelompok tersebut mewakili “masa depan umat manusia” karena merupakan kekuatan ekonomi yang besar.

Baca Juga :  Profil Oleg Gorokhovsky, pemilik bank Ukraina galang dana untuk beli senjata nuklir

Rusia sendiri saat ini menjabat sebagai presiden bergilir BRICS+. Presiden Vladimir Putin berjanji untuk “memfasilitasi integrasi yang harmonis” dari mitra-mitra baru.

“Sekitar 30 negara lain telah menyatakan niat mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tersebut dalam berbagai bentuk,” kata Putin.

Menurut angka IMF, BRICS yang diperluas kini melampaui G7, kelompok informal negara-negara Barat terkemuka. Diukur dari daya beli, BRICS mencakup 36% dari total PDB dunia.

Berita Terkait

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI
Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan
Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:05 WIB

Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:00 WIB

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:20 WIB

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Senin, 29 Desember 2025 - 01:43 WIB

Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI

Berita Terbaru