Kepala Dipukul Shockbreaker, Tukang Bengkel di Palabuhanratu Sukabumi Diserbu Pemotor

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar keributan di Palabuhanratu. l Istimewa

Tangkapan layar keributan di Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Heboh di media sosial Facebook, sebuah video unggahan akun Deny New Scala memperlihatkan aksi segerombolan pemuda lakukan penyerangan terhadap warga Kampung Lio, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Dalam video terlihat gerombolan pemuda terlibat cekcok dengan warga setelah melakukan perusakan salah satu rumah.

Informasi diperoleh, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (8/2/2022) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui sukabumiheadlines.com, salah seorang warga yang menjadi korban penyerangan, Herdi (49) warga Kampung Tegallega RT 05 RW 05 Desa Citarik, mengaku dipukul menggunakan besi shockbreaker sepeda motor oleh salah seorang penyerang.

“Saya lagi kerja di bengkel malam tadi itu, tahu-tahu ada keributan di tetangga sebelah. Saya datangi terus balik lagi,” ujarnya, Rabu (9/2/2022).

keributan
Tangkapan layar keributan di Palabuhanratu. l Istimewa

“Mereka masih ada kumpul, terus mereka datang ke bengkel, menanyakan siapa yang pukuli temannya. Saya jawab, gak tahu karena saya lagi benerin motor,” sambungnya.

Herdi menjelaskan, salah seorang pemuda kemudian secara tiba-tiba menendangnya, mengambil besi shockbreaker dan memukulnya tepat di bagian kepala. “Saya langsung gak sadar, dan ada yang membawa ke IGD RSUD Palabuhanratu,” jelasnya.

Herdi menjelaskan, akibat pukulan tersebut, mengakibatkan bagian kiri kepalanya harus mendapat jahitan karena mengalami luka hingga mengeluarkan darah. “Dijahit di bagian kepala sebelah kiri. Alhamdulillah kalau tulang tengkorak aman,” katanya.

“Saya akan meminta pertanggungjawaban sama orang yang mukul itu,” terangnya.

Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan Kepolisian Sektor Palabuhanratu, Polres Sukabumi.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru