Kepergok Pemilik dan Nyaris Dimassa, Maling Baju dan Sandal di Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga maling (kaos hitam), nyaris babak belur dimassa. l Dok. sukabumiheadlines.com

Diduga maling (kaos hitam), nyaris babak belur dimassa. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Diduga mencuri pakaian milik warga, AN hampir menjadi bulan-bulanan massa di Kampung Kutamekar, Kel/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Selasa (11/1/2022).

Informasi diperoleh, kejadian berawal saat AN sekira pukul 16.00 WIB, memasuki rumah salah seorang warga bernama Yandi di Kampung Kutamekar. Namun sial, AN kepergok pemilik rumah. Hal itu membuat AN panik dan langsung mengambil langkah seribu.

Baca Juga :  Sudah e-Tilang, Warga Cisaat Sukabumi Diperas Penipu Ngaku Polisi Dalih Adik Ditilang

“Saya liat ada orang masuk rumah, ngambil pakaian sambil lari, saya kejar dan teriak minta tolong,” ujar Yandi (40) kepada sukabumiheadlines.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maling Dalam
Diduga maling (kaos hitam), nyaris babak belur dimassa. l Dok. sukabumiheadlines.com

Dijelaskan Yandi, tidak berselang lama warga berhamburan mendatangi rumahnya, dan berusaha mengejar AN, hingga terduga maling itu berhasil diamankan.

“Malingnya satu orang, mengambil dua lembar pakaian dan sendal warga,” jelasnya.

Baca Juga :  Setop Kendaraan dan Jual Paksa Bendera, Dua Pria di Nyalindung Sukabumi Ditangkap

Adanya kejadian tersebut, lanjut Yandi, langsung melaporkan ke pihak Polsek Palabuhanratu, polres Sukabumi.

“Warga sempat berkerumun mau mukulin, tapi keburu datang polisi, lalu langsung dibawa ke Mapolsek Palabuhanratu,” tandasnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian karena AN masih dalam pemeriksaan.

Berita Terkait

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terbaru

Ilustrasi bawang daun - sukabumiheadline.com

UMKM

21 kecamatan penghasil bawang daun di Sukabumi

Rabu, 18 Feb 2026 - 10:00 WIB

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

AHY ancam bakal kejar pemilik dan sopir truk ODOL

Rabu, 18 Feb 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131