Dirugikan secara materi, warga protes Jalan Kabupaten Sukabumi hancur di Nyalindung

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Sukamaju - Cijangkar Kecamatan Nyalindung - sukabumiheadline.com

Ruas jalan Sukamaju - Cijangkar Kecamatan Nyalindung - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Merasa dirugikan secara materi, warga Kecamatan Nyalindung protes Jalan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang hancur di hampir semua ruas jalan sepanjang 11 km tersebut.

Andriansyah, seorang pemilik toko sembako di Nyalindung, menyebut selama bertahun-tahun jalan tersebut dibiarkan rusak. Ia kemudian mengunggah video jalan rusak di akun TikTok dengan narasi kekecewaan yang meluap terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi.

Padahal, jalan tersebut tergolong ramai pengguna setiap harinya, seperti ke sekolah, bekerja, hingga ke pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ruas jalan Sukamaju – Cijangkar Kecamatan Nyalindung. Sudah bertahun-tahun rusak. Sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintasi ke pasar untuk belanja, saya merasa dirugikan,” kata dia kepada sukabumiheadline.com, Kamis (16/4/2026) malam.

“Belum pengguna lainnya, karena mayoritas warga di sini bekerja sebagai petani. Mereka harus menjual hasil pertanian mereka ke pasar. Ongkosnya mau gak mau jadi mahal,” imbuh Andriansyah.

Andriansyah pun merinci kerugian yang dideritanya akibat jalan rusak tersebut. Karenanya, ia berharap segera dilakukan perbaikan, karena jalan merupakan akses utama warga.

“Dampak ekonomi, biaya perawatan kendaraan karena cepat rusak, dari mulai ban, shockbreaker, sampai rantai motor. Ongkos angkut hasil tani jadi lebih mahal,” jelas pria 30 tahun itu.

“Anak sekolah jadi terlambat berangkat, dan risiko jatuh saat musim hujan karena lebih banyak jalan bebatuan

Andriansyah menyebut, ia dan pengguna jalan akan semakin dirugikan jika jalan penghubung Desa Cijangkar, Bojongkalong, Bojongsari, hingga Sukamaju itu tak kunjung diperbaiki.

“Besar harapan warga untuk segera adanya perhatian dan perbaikan jalan penghubung antar desa ini, karena akses ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Sampai kapan kami harus menanggung kerugian akibat jalan ini?,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB