Respons DPRD Kabupaten Sukabumi: Viral video limbah MBG di perbatasan Cisaat-Gununggguruh

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limbah dapur MBG di Sukabumi - Ist

Limbah dapur MBG di Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Viral sebuah video memperlihatkan tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyedot perhatian publik. Diketahui, video diunggah pada Senin (13/4/2026) lalu.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik yang beredar, terlihat sampah menumpuk di area pinggir jalan. Tumpukan sampah tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski kebenarannya masih belum dipastikan.

Berdasarkan informasi sementara, lokasi tersebut berada di perbatasan Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, dengan Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi pun merespons video viral tersebut, sekaligus meminta agar pihak terkait melakukan penelusuran untuk memastikan asal-usul sampah limbah diduga dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, mengatakan bahwa informasi yang beredar masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

Ia menyebut, penelusuran penting dilakukan agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat, termasuk terkait dugaan keterkaitan dengan program MBG.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya tindakan tegas apabila dugaan tersebut terbukti benar melibatkan oknum dalam program MBG.

“Kalau itu benar dilakukan oleh oknum MBG, kami tentu menyayangkan hal tersebut,” ujarnya.

Ferry mengaku pihaknya mendorong instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan di lapangan serta mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam program pemerintah agar tetap memerhatikan aspek lingkungan dalam setiap pelaksanaannya.

Menurutnya, program pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi apresiasi event Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Ujunggenteng aset budaya daerah
DPRD Kabupaten Sukabumi komentari capaian Opini WTP ke-12
DPRD Kabupaten Sukabumi sepakati dua Raperda

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Senin, 13 Juli 2026 - 15:00 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:42 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:43 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi apresiasi event Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB

Honda F125 - Honda

Otomotif

Intip spesifikasi Honda F125, harga cuma Rp20 jutaan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:00 WIB