Ketika Pemuda Bersumpah dan Bersih-bersih Pantai di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 28 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi bersih-bersih pantai Palabuhanratu I istimewa

Aksi bersih-bersih pantai Palabuhanratu I istimewa

sukabumiheadline.com – Dalam rangka memperingati 93 tahun Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021, berbagai komunitas di Sukabumi lakukan aksi bersih-bersih Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Mengusung tema “Bersihin Pantai Spesial Sumpah Pemuda” bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Aksi sosial ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Siti Mariam, HOV ACT Kabupaten Sukabumi kepada sukabumiheadline.com, Kamis (28/10/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut di fokuskan untuk mengambil sampah organik dan anorganik di pesisir pantai. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kebersihan alam.

“Khususnya untuk para peserta yang mengikuti kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Mariam berpesan, agar masyarakat peduli lingkungan dan sadar dengan tidak membuang sampah sembarangan demi lestarinya lingkungan.

Hal tersebut, menurut dia, bukan hanya untuk di wilayah Palabuhanratu atau Sukabumi saja, tetapi seluruh masyarakat se-Indonesia bahkan seDunia.

“Kalau kita menjaga alam, alam pasti akan menjaga kita. Mari kita sadar dalam menjaga lingkungan kita sendiri,” tukasnya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Harian MRI Kabupaten Sukabumi, Ramly Hapiansyah aksi bersih-bersih di pantai Citepus Pelabuhan Ratu, ini merupakan kegiatan yang sangat positif.

“Mudah mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar, setidaknya bagi para peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa peduli lingkungan tidak hanya untuk hari ini saja,” terangnya.

Untuk menjaga kebersihan pantai ini, mungkin harus melibatkan berbagai pihak. Namun untuk kedepannya terutama untuk para pengurus tempat wisata dapat menyediakan tempat sampah sesuai dengan jenisnya.

“Lebih bagus adanya edukasi kepada masyarakat, pedagang dan wisatawan tentang bahaya sampah terhadap lingkungan dan iklim,” pungkasnya.

Berita Terkait

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subianto menangis terharu - BAZNAS

Politik

SMRC: Survei elektabilitas Prabowo makin anjlok di bawah 10%

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:00 WIB