KH Anas Syakirullah Terpilih Sebagai Ketua PCNU Kota Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 11 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpilihnya KH Anas Syakirullah melalui Konfercab ke-7 NU.

Terpilihnya KH Anas Syakirullah melalui Konfercab ke-7 NU.

sukabumiheadline.com – KH Anas Syakirullah secara resmi ditunjuk sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Sukabumi masa khidmat 2021-2026, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU ke-7 Kota Sukabumi pada Selasa (10/8/2021).

KH Anas Syakirullah menggantikan ketua sebelumnya, KH Ahmad Nawawi Sadili. Selain Ketua Tanfidziyah, Tim Ahlul Halli wal Aqdi dalam Konfercab menetapkan KH Abdullah Fauzi sebagai Rais Syuriah.

Konfercab berlangsung secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam acara tersebut turut hadir Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Ketua PWNU Jawa Barat, KH Hasanuri Hidayatulloh dan tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya ada dua calon yang diusulkan peserta dalam sidang pleno, yakni KH Anas Syakirullah dan KH Ece Jamaludin. Namun KH Ece Jamaludin mengundurkan diri sehingga tujuh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kota Sukabumi akhirnya sepakat memilih KH Adas Syakirullah sebagai Ketua Tanfidziyah.

“Dengan demikian Konfercab memutuskan KH Anas Syakirullah Sebagai Ketua PCNU Kota Sukabumi 2021-2026,” kata KH Hidayatullah, selaku pimpinan sidang pleno Konfercab tersebut.

Ketua Demisioner, KH Ahmad Nawawi Sadili menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mensukseskan acara ini. Ia berharap kepengurusan selanjutnya bisa lebih baik lagi.

“Saya bersyukur acara Konfercab ini berjalan lancar sukses tanpa ekses. Tidak lupa kami haturkan terima kasih kepada seluruh panitia, baik pengurus cabang dan MWC yang sudah menyukseskan acara ini. Ke depan saya berharap kepengurusan yang baru bisa terus merawat ukhuwwah,” ungkap KH Ahmad Nawawi Sadili

Ketua Terpilih KH Anas Syakirullah mengaku akan meneruskan program yang sudah baik di periode sebelumnya dan mencari inovasi-inovasi program yang lebih baik.

“Sesuai dengan tema Konfercab, insya Allah kami akan merawat ukhuwwah, menuju cita cita jam’iyyah serta ingin semuanya bersatu bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama di Kota Sukabumi,” singkatnya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang hadir dalam kegiatan Konfercab berharap PCNU bisa terus bersinergi dan bersama-sama menjaga ukhuwwah islamiyah.

“Pemilihan ketua bertepatan dengan tahun baru islam. Ini menjadi simbol NU Kota Sukabumi akan terus bergerak, melangkah dan memberikan yang terbaik untuk umat yang kita cintai. Dan alhamdulillah selama 2,5 tahun memimpin Kota Sukabumi, pemerintah dan NU yang merupakan ormas islam terbesar di Indonesia ini sangat harmonis,” kata Fahmi.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB