Kian Parah, Belasan Rumah di Palabuhanratu Sukabumi Terancam Ambruk

- Redaksi

Sabtu, 5 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah rusak di Palabuhanratu - Istimewa

Rumah rusak di Palabuhanratu - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak 13 rumah warga di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak parah.

Informasi diperoleh, belasan rumah warga yang mengalami kerusakan tersebut, akibat adanya pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Nyalindung dalam beberapa hari terakhir akibat diguyur hujan deras.

“Mohon doanya untuk saudara kita di wilayah Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Palabuhanratu,” tulis akun Facebook Risma Ima, Sabtu (5/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risma juga mengunggah foto-foto dan video pendek rumah terdampak yang memperlihatkan kerusakan di semua bagian rumah, dari mulai lantai hingga dinding.

“Sungguh berat ujian ini, tapi kita yakin Alloh memberi ujian beriringan dengan solusinya. Semoga kuat, tabah, sehat dan dimudahkan segala urusannya.
Aamiin,” lanjut Risma.

Diberitakan sebelumnya, untuk mengantisipasi dampak kerusakan semakin meluas, tim gabungan dari Forkompimcam Palabuhanratu dengan intansi terkait langsung melakukan tinjauan terhadap kondisi tersebut.

“Sudah dirapatkan Forkompimcam, Babinsa, Kepolisian dari Polsek juga Camat yang memimpin langsung kaitan dengan ini. Kita dari BPBD dengan sumber daya alam, dari kabag kesra, dinas perkim dan dinas PU juga hadir,” ujar Kabid Kedaruratan Logistik pada BPBD Kabupaten Sukabumi Eko Endang Koswara, Jumat (4/3/2022).

Berita Terkait

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:42 WIB

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Makam kuno yang diyakini sebagai makam Raden Purbaya alias Gatotkaca atau Raksabaya - Istimewa

Kultur

Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:53 WIB