Kisah Ahmad Taufiqoerrochman, jenderal bintang tiga asal Sukabumi bebaskan MV Sinar Kudus dari pembajak Somalia

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laksamana Madya (Laksdya) TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman, SE, dan MV Sinar Kudus - Istimewa

Laksamana Madya (Laksdya) TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman, SE, dan MV Sinar Kudus - Istimewa

sukabumiheadline.com – Ahmad Taufiqoerrochman merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut angkatan ke- XXX/tahun 1985. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

A. Taufiqoerrochman, memiliki prestasi gemilang, saat masih menyandang pangkat kolonel, ia memimpin “Operasi Satgas Merah Putih” dalam Operasi pembebasan sandera kapal MV Sinar Kudus, sebuah operasi untuk membebaskan awak kapal MV Sinar Kudus yang disandera di Somalia.

Personel yang dikerahkan terdiri atas pasukan khusus dari Korps Marinir, Kopaska, dan Kopassus. Pelaksanaan Operasi itu dapat dilaksanakan sesuai rencana dan telah berhasil menyelamatkan MV Sinar Kudus dengan aman dan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga suksesnya operasi ini, Taufiqoerrochman mendapat penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Operasi pembebasan MV Sinar Kudus

Kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudra Indonesia (Persero) dibajak perompak Somalia pada 16 Maret 2011 dan membawa 20 ABK. Kapal berbobot 8.911 ton itu membawa feronikel dengan tujuan Belanda. Ketika dibajak, MV Sinar Kudus berada di Perairan Somalia tepatnya di sekitar 350 mil laut tenggara Oman.

Operasi pembebasan sandera kapal MV Sinar Kudus adalah sebuah operasi untuk membebaskan awak kapal MV Sinar Kudus yang disandera di Somalia. Dalam pembebasan ini dibentuklah Satgas Merah Putih, Satuan tugas militer ini dibentuk untuk menyelamatkan awak kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perompak secara milter.

Baca Juga :  Meninggal Dunia Setelah Temukan Kokain Rp1,2 Triliun, Mengenang Jasa Kolonel Budi Iryanto

Satgas melibatkan dua kapal fregat yakni KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 dan satu helikopter, serta beberapa sea raiders dan LCVP. Personel aksi khusus yang dikerahkan terdiri atas pasukan khusus TNI AL dari Denjaka, Kopaska dan Taifib Marinir TNI AL serta Den-81 Kopassus TNI AD.

MV Sinar Kudus dikawal pulang oleh KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 - TNI AL
MV Sinar Kudus dikawal pulang oleh KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 – TNI AL

Operasi Merah Putih yang berlangsung sejak 16 Maret – 1 Mei 2011 langsung menuju target yang berada di 456 mil laut dari lepas pantai Somalia, 350 mil laut tenggara Oman.

Operasi ini juga melibatkan personel dari Brigade Infanteri, Kavaleri, dan Artileri Korps Marinir beserta beberapa ranpur tank amfibi BMP-3F dan LVT-7A1 serta sejumlah meriam howitzer. Pasukan ini disiapkan sebagai opsi khusus untuk menyerbu pantai Somalia dan menduduki Kota El Dhanan yang merupakan basis dari ribuan perompak Somalia beserta keluarganya.

Opsi khusus ini pada awalnya disiapkan sebagai rencana ketiga apabila penyergapan saat kapal sedang berlayar ditengah laut maupun saat sedang lego jangkar di dekat pantai mengalami kegagalan.

Perintah menduduki basis para perompak ini dituangkan dalam tugas pokok satgas pembebasan sandera yang disetujui Presiden SBY. Namun walaupun telah bersiap melakukan serangan dengan berbagai pilihan strategi tempur dan juga telah mengumpulkan informasi intelijen dari pemetaan kamp-kamp dan markas secara senyap, penyerbuan ke Pantai El Dhanan batal dilakukan karena opsi pembebasan di tengah laut telah berhasil.

Baca Juga :  Tiga jenderal Sunda pernah jadi Pangdam Jaya, satu dari Sukabumi

Operasi ini sukses ditunaikan Taufiqoerrochman dkk. Ia berhasil menyelamatkan 20 WNI dan membawa kembali MV Sinar Kudus ke Indonesia.

Atas keberhasilannya membebaskan seluruh ABK, Kolonel Laut (Pelaut) Achmad Taufiqoerrochman diberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Laksamana Pertama TNI.

Presiden SBY juga memberikan tanda jasa Santi Dharma masing-masing kepada Letkol (Infanteri) Sabri (Danton Ban Sat-81/Gultor), Kolonel (Marinir) Suhartono, (Dandenjaka) dan Letkol (Penerbang) Ronald Lucas Siregar (Pilot Boeing 737-400) yang bertugas dalam misi pembebasan itu.

Profil Achmad Taufiqoerrochman

Laksamana Madya (Laksdya) TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman, SE., adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) ke-8, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut dengan masa jabatan 20 Januari 2017 – 24 September 2018.

Ia lahir pada 18 Oktober 1961, di Sukabumi, Jawa Barat. Jenderal bintang tiga ini lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL/Akmil Laut) angkatan ke- XXX/tahun 1985, lalu melanjutkan karier militer di TNI Angkatan Laut (AL) sejak 1985 hingga 2019 dengan pangkat terakhir Laksamana Madya TNI. Baca profil lengkapnya: Profil dan Karier Achmad Taufiqoerrochman, Jenderal Bintang Tiga asal Sukabumi

Berita Terkait

5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?
Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi
Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol
1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP
Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026
Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran
1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok
Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:00 WIB

5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:14 WIB

Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:36 WIB

Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:00 WIB

1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:49 WIB

Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026

Berita Terbaru

Kondisi Tel Aviv saat ini usai dibombardir Iran - Pakistan Presenter

Internasional

Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:22 WIB

Ilustrasi uang - sukabumiheadline.com

Eksekutif

Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026

Rabu, 11 Mar 2026 - 02:10 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131