Komisi II DPR RI: Dana MBG salurkan langsung ke ibu agar memasak sendiri

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang ibu sedang menerima kartu ATM ditemani anaknya - sukabumiheadline.com

Ilustrasi seorang ibu sedang menerima kartu ATM ditemani anaknya - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Anggota Komisi II DPR RI sekaligus cucu Presiden pertama RI, Romy Soekarno menurunkan agar dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) disalurkan langsung ke keluarga penerima agar ibu bisa memasak sendiri makanan untuk anaknya di rumah.

Romy menyampaikan hal itu ketika mengkritisi pelaksanaan program MBG yang saat ini dijalankan pemerintah di kanal YouTube Prof. Rhenald Kasali.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, program MBG masih memerlukan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaannya lebih efektif, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau memang pemerintah serius menangani MBG, sebenarnya data ibu dan anak sudah tersedia berdasarkan NIK. Dana bisa langsung disalurkan kepada keluarga yang berhak melalui rekening khusus sehingga ibu bisa memasak sendiri untuk anak-anaknya,” kata Romi, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (24/6/2026).

Ia menilai pola penerapan MBG yang berlaku saat ini cenderung disamaratakan di seluruh wilayah Indonesia. Padahal, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi kondisi ekonomi masyarakat, harga bahan pangan, maupun biaya distribusi.

Karena itu, ia menawarkan alternatif penyaluran bantuan melalui sistem transfer langsung kepada keluarga penerima manfaat. Selain itu, pengelolaan dapur makanan juga dapat diserahkan kepada pihak sekolah agar pelaksanaan program lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Ilustrasi pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG – sukabumiheadline.com

Menurutnya, skema tersebut berpotensi mengurangi kebocoran anggaran sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi secara optimal. Ia menilai pendekatan yang berbasis kebutuhan lokal akan lebih efektif dibandingkan kebijakan yang diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia.

Romy juga menyoroti pemberian MBG kepada seluruh siswa tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga penerima. Menurutnya, bantuan pemerintah seharusnya diprioritaskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

“Harus segera difilter mana yang benar-benar membutuhkan dan mana yang tidak. Jangan semua disamaratakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Romy menegaskan bahwa biaya penyediaan makanan bergizi tidak mungkin disamakan di seluruh wilayah Indonesia. Ia mencontohkan harga bahan pangan di Papua yang jauh lebih mahal dibandingkan daerah lain sehingga memengaruhi biaya pelaksanaan program.

Cost structure setiap daerah berbeda. Kalau anggarannya sama, kualitas makanan yang diterima anak-anak juga akan berbeda,” katanya.

Menurut Romy, perbedaan biaya antardaerah tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dalam merumuskan kebijakan MBG ke depan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata tanpa mengorbankan kualitas layanan bagi penerima manfaat.

Berita Terkait

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan
BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu
Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga
414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara
KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya
Survei SMRC: 13,5% kondisi politik Indonesia baik, 49,4% ekonomi buruk dan sangat buruk
Pernah ribut soal bahasa Sunda, Asep Nana Mulyana jabat Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jampidsus
Profil Sudaryono, kader Partai Gerindra jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang mundur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07 WIB

BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:47 WIB

Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

KDM bakal hapus angkot tua: Bukan hanya mobil bagus, tapi prilaku masyarakatnya

Berita Terbaru