Lagi, Rumah Warga Terancam Ambruk Sebab Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 10 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musibah di Nagrak Utara. l Istimewa

Musibah di Nagrak Utara. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l NAGRAK – Bencana alam berupa tanah longsor kembali menerjang wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Dari laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak yang diterima sukabumiheadlines.com, pada Selasa, 10 Mei 2022, diketahui bencana terjadi pada Senin (9/5/2022), malam sekira pukul 19.30 WIB.

Bencana terjadi di Kampung Darmaga Hilir RT 01/06, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Senin malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bencana longsor ini terjadi setelah wilayah bencana diguyur hujan deras,” kata Ketua P2BK Nagrak Miky.

Adapun, tambah Miky, panjang longsoran mencapai hingga 15 meter dengan ketinggian tiga meter. Akibatnya kamar mandi di rumah milik Walim amblas.

“Panjang tanah longsor 15 meter dan tinggi tiga meter, mengakibatkan kamar mandi dan dapur milik warga amblas. Sejauh ini satu KK dengan enam jiwa terdampak bencana,” papar Miky.

Miky menambahkan, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan pemilik rumah tidak diungsikan karena masih bisa ditinggali.

Saat ini, tambah Miky, P2BK Nagrak telah berkoordinasi bersama perangkat Desa/Kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana dan Relawan guna assessment ke lokasi kejadian.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:59 WIB