Laluna Kristi, Hijaber Cantik Sukabumi yang Hobi Jajal Trek Lumpur

- Redaksi

Rabu, 23 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laluna Kristi. | Foto: Instagram @laluna_ka

Laluna Kristi. | Foto: Instagram @laluna_ka

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Laluna Kristi, remaja 16 tahun asal Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini tak khawatir wajah cantiknya kecipratan lumpur.

Gadis yang masih bersekolah di MA Madinatul Istiqomah Nagrak ini punya hobi terbilang ekstrem dan memacu adrenalin, yakni olahraga motorcross.

Bahkan dara yang karib disapa Luna tersebut pernah beberapa kali bertanding di sirkuit motorcross. Luna dididik di bawah pelatihan Asep Geseng bersama tim di Tiara Motor Sport (TMS) yang berlokasi di Nagrak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2022 07 05 02 27 11 53 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Laluna Kristi. | Foto: Instagram @laluna_ka

“Beberapa kali pernah mengikuti kejuaraan lokal di kelasnya. Berangkat membawa doa dari kedua orang tua dan kemampuan memacu kuda besinya, Luna mampu mencatat prestasi dengan memenangkan kejuaraan,” kata Asep Geseng saat diwawancarai sukabumiheadline.com.

Luna adalah anak dari pasangan Deddy Suhendar (54) dan Lia Risnawati (35). Semenjak orang tuanya berpisah, Luna diasuh oleh sang ibu.

Beruntungnya, hobi Luna memacu kuda besi di trek berlumpur ini mendapat dukungan penuh dari ibunya. Apalagi setelah Luna membuktikan prestasinya.

“Luna ini sudah hobi mengendarai motorcross sejak usia sembilan tahun. Belajar pakai mini motorcross. Namun sang ibu baru mengizinkan latihan di sirkuit kurang lebih dua tahun yang lalu,” sambung Asep.

Screenshot 2022 07 05 02 36 35 90 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Laluna Kristi. | Foto: Instagram @laluna_ka

Luna saat diwawancarai mengaku tertarik dengan hobi ekstrim ini lantaran ingin berawal dari seringnya ia melihat motorcross yang terlihat gagah saat dikendarai.

Selain itu, Luna yang tak pernah mau melepas hijab ini ingin membuktikan bahwa hijabnya bukan penghalang untuk menjajal motor di trek berlumpur.

“Pernah ikut kejuaraan lokal dapat juara kedua dan ketiga. Bagi saya, balap motor pakai hijab bukan suatu hambatan. Tidak akan buka hijab walaupun sedang balapan,” imbuh Luna.

Perempuan yang bercita-cita ingin menjadi Polisi Wanita (Polwan) ini juga punya hobi lain. Seperti tari jaipong, pencak silat, main bola voli dan gemar mengaji.

Berita Terkait

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026
Syarat mendaki Gunung Gede-Pangrango: Wajib daftar daring tanpa kecuali
Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh
10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi
Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WIB

Syarat mendaki Gunung Gede-Pangrango: Wajib daftar daring tanpa kecuali

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:43 WIB

Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh

Berita Terbaru

Ilustrasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dilibatkan menagih pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

TNI dan polisi dilibatkan tagih pajak ke warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:39 WIB

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB