Lawan Kampanye LGBT di Piala Dunia 2022, Warga Qatar Kenakan Ban Kapten Keffiyeh

- Redaksi

Senin, 28 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l Sejumlah warga Qatar yang menonton Piala Dunia 2022 yang berlangsung di negaranya, kedapatan mengenakan ban lengan yang menampilkan desain pro-Palestina pada pertandingan Piala Dunia Jepang-Jerman pada Rabu lalu dalam sebuah foto yang di-posting di Twitter.

Foto ini muncul di tengah polemik pelarangan penggunaan simbol politik dalam pertandingan sepak bola termasuk ban lengan pelangi sebagai bentuk dukungan terhadap LGBT.

Dikutip dari Reuters, Jumat (25/11/2022), ban lengan itu memiliki desain syal keffiyeh hitam-putih yang identik dengan perjuangan Palestina dan merupakan respons nyata terhadap para pemain dan ofisial tim nasional yang memprotes langkah FIFA untuk memberikan sanksi kepada pemain yang mengenakan ban lengan “OneLove” di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di dekat warga Qatar itu, Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser mengenakan ban lengan OneLove, yang menampilkan hati bergaris warna-warni yang mempromosikan inklusi dan menentang diskriminasi.

Baca Juga :  Harumkan negara, mahasiswa asal Sukabumi juara Lomba Debat Bahasa Arab di Qatar

Pekan lalu, tujuh tim Eropa membatalkan rencana untuk mengenakan ban kapten seperti itu ke lapangan setelah FIFA mengancam mereka dengan sanksi.

Menjelang kickoff pada hari Rabu, para pemain Jerman menutup mulut mereka dengan tangan selama foto tim untuk memprotes langkah badan sepak bola dunia itu.

Jepang kemudian mengalahkan Jerman 2-1. Pejabat Qatar tampak semakin jengkel dengan apa yang mereka lihat sebagai kritik yang tidak adil terhadap keputusan untuk memberikan hak tuan rumah Piala Dunia kepada Qatar, terutama oleh pejabat Jerman termasuk Faeser.

Piala Dunia, yang pertama diadakan di negara Timur Tengah, menyoroti hak-hak LGBT+ di Qatar, di mana homoseksualitas tetap ilegal tetapi beberapa penduduk mengatakan mereka memiliki lebih banyak kebebasan daripada rekan-rekan mereka di seluruh wilayah.

Baca Juga :  Sodomi Santri, Ustadz di Kalapanunggal Sukabumi Dilaporkan ke Polisi

Beberapa waktu lalu juga viral mengenai insiden petugas keamanan yang sangat dipublikasikan mencegah pemegang tiket yang mengenakan desain pelangi pro-LGBT+ memasuki stadion Piala Dunia menambah bahan bakar ke perdebatan tentang simbol politik mana yang diizinkan di pertandingan.

Turnamen tersebut juga didukung sentimen pro-Palestina di antara beberapa penduduk setempat, terutama sebagai tanggapan atas keputusan pemerintah Qatar yang mengizinkan penerbangan langsung dari Tel Aviv untuk Piala Dunia serta delegasi diplomat Israel untuk menangani logistik.

Turnamen tersebut diperkirakan akan dihadiri sekita 10.000 hingga 20.000 penggemar Israel akan mengunjungi Qatar.

Orang Israel biasanya dilarang mengunjungi Qatar, yang tidak secara resmi mengakui Israel, menetapkan negara Palestina sebagai syarat untuk pengakuan.

Berita Terkait

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39 WIB

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:28 WIB

AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:05 WIB

Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:00 WIB

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap

Berita Terbaru

Ilustrasi wartawan sedang wawancara narasumber - sukabumiheadline.com

Regulasi

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Jan 2026 - 22:39 WIB