Mau Perang Sarung tapi Bawa Celurit, 7 Remaja Cibadak Sukabumi Diamankan Polisi

- Redaksi

Sabtu, 25 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mau perang sarung tapi bawa celurit, 7 remaja Cibadak diamankan polisi. l Istimewa

Mau perang sarung tapi bawa celurit, 7 remaja Cibadak diamankan polisi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIBADAK – Sebanyak 7 orang anak diberi pembinaan Tim Gabungan TNI, Polri serta unsur terkait lainnya, karena diduga akan melakukan perang sarung di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi didapat, peristiwa berawal Jumat, 24 Maret 2023 sekira pukul 23.30 WIB, anggota piket Subunit II Reskrim bersama-sama dengan anggota piket SPKT Regu II Polsek Cibadak, melaksanakan Giat Patroli Biru.

Saat itu, berhasil mengamankan sekitar 7 anak di bawah umur yang diduga akan melaksanakan perang sarung di dua lokasi berbeda, yakni 5 anak diamankan Kampung Sekarwangi Kelurahan/Kecamatan Cibadak, tepatnya di sekitar Blok Ruko Gaja Ika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kelima anak tersebut tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti satu tas gendong warna hitam berisikan dua bilah celurit yang ditemukan di sekitar lokasi setelah dilakukan penyisiran, dua buah sarung yang diduga akan digunakan untuk perang sarung.

Baca Juga :  Wanita Sukabumi Berkarier dan Bisnis, Omset Usaha Rp100 Juta per Bulan

“Katanya mereka mengakui, sebelum diamankan personel polisi telah melaksanakan perang sarung, antara anak-anak kampung Sekarwangi Blok Ruko Gaja Ika dengan anak anak kampung Sekarwangi Bengkong Arip,” ungkap Kapolsek Cibadak Kompol Ridwan Ishak melalui Kanit Reskrim Ipda Asep Suhriat. Sabtu (25/3/2023).

“Untuk celurit bukan milik mereka, itu milik dua orang anak yang telah berhasil melarikan diri saat anggota melakukan pengejaran,” sambungnya.

Selanjutnya tidak berselang lama, kata Asep, personel Tim Gabungan Patroli Biru kembali mengamankan dua anak di area simpang tiga pangkalan ojek Kampung Cireundeu, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, dua anak tersebut mengakui sedang berkumpul dengan temannya berbeda kampung, yakni Kampung Segog Lembursawah, Salamanjah Batununggal, Pabuaran Ciheulang Tonggoh, dan Bojongkalapa Batununggal.

Baca Juga :  Raup Rp1,1 Miliar, Wanita Penjual Minyak Goreng Palsu Dibekuk Polisi

“Jadi mereka hendak melakukan perang sarung dengan anak-anak kampung Pasirsireum. Alhamdulillah bisa dicegah personel Gabungan Patroli Biru,” terangnya.

“Di Lokasi itu, petugas juga menemukan satu pipa besi kecil berukuran satu meter, dan juga stik golf, namun pemiliknya keburu kabur saat dilakukan pengejaran,” imbuhnya.

Masih kata Asep ketujuh anak yang telah berhasil diamankan di dua lokasi tersebut, dilakukan pembinaan oleh personel Gabungan Tim Patroli Biru, dengan mengundang orang tua masing-masing untuk selanjutnya diserahkan dan dikembalikan.

“Tapi terlebih dahulu dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan perang sarung lagi, dengan disaksikan orang tua mereka,” tandasnya.

Berita Terkait

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara
DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Berita Terbaru

Kesehatan

Sudahi hubungan toxic! Demi keselamatan mentalmu

Selasa, 27 Jan 2026 - 23:39 WIB