Media Cina: Pembantu Rumah Tangga dari Indonesia Dizinkan Masuk Hong Kong

- Redaksi

Minggu, 29 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh migran Indonesia di Hong Kong. l Istimewa

Buruh migran Indonesia di Hong Kong. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Pemerintah Hong Kong sudah mengizinkan para calon pekerja migran dari Indonesia (PMI) masuk ke negaranya mulai Senin, 30 Agustus 2021.

Dikutip dari Antara kebijakan terbaru pemerintah Hong Kong bagi PMI, ini diumumkan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong, China, Ahad (29/8/2021).

Kebijakan tersebut diberitakan sejumlah media di China. Efektif mulai Senin, pembantu rumah tangga dari Indonesia dan Filipina akan diizinkan memasuki wilayah Hong Kong, demikian media China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah mencapai kesepakatan pengakuan catatan vaksinasi dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Filipina,” kata juru bicara Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR).

Hal itu dinilai akan memudahkan masyarakat Hong Kong yang kesulitan mendapatkan pembantu rumah tangga setelah penangguhan pengiriman PMI dari Indonesia dan Filipina sebeb pandemi Covid-19 varian Delta di kedua negara itu.

Namun, pihak KJRI menyampaikan beberapa persyaratan, di antaranya calon PMI harus mendapatkan vaksin lengkap yang telah melewati masa 14 hari sejak vaksin dosis kedua.

Selain itu, PMI diingatkan untuk membawa dokumen perjalanan dan kontrak kerja yang diperlukan, sertifikat vaksinasi dosis pertama dan kedua yang telah diverifikasi Kementerian RI, surat hasil negatif tes PCR yang dapat diperoleh 72 jam sebelum keberangkatan, dan memiliki bukti pemesanan tempat karantina mandiri selama 21 hari di tempat yang telah ditentukan.

Otoritas Hong Kong telah menyediakan satu hotel dengan 409 kamar yang bisa digunakan untuk karantina mandiri bagi pekerja migran dari Indonesia dan Filipina.

Berita Terkait

Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei
Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI
RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei
Benjamin Netanyahu mau dilengserkan
Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:23 WIB

Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei

Senin, 6 Juli 2026 - 07:33 WIB

Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:52 WIB

RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

Benjamin Netanyahu mau dilengserkan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:58 WIB

Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS

Berita Terbaru