Mega Proyek 1 Triliun Dolar Pemerintah Arab Saudi Tanda Kiamat Sudah Dekat?

- Redaksi

Kamis, 28 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mega proyek Mirror Line. - Istimewa

Mega proyek Mirror Line. - Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Pemerintah Arab Saudi mengumumkan rencana pembangunan gedung pencakar langit senilai USD1 triliun yang akan melintasi gurun sejauh 120 kilometer (km) dan terbuat dari kaca cermin.

Mega proyek yang dijuluki Mirror Line ini merupakan bagian dari pengembangan kota gurun bernama Neom. Rencana pembangunan tersebut diumumkan langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) pada Januari 2021.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (26/7/2022), pembangunan skala mega proyek saat ini sedang dibangun di provinsi Tabuk, sebelah barat laut Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mirror Line adalah proyek revolusi peradaban yang mengutamakan manusia,” kata MBS.

Menurutnya, Mirror Line terdiri dari dua bangunan setinggi 487,6 meter yang didirikan sejajar satu sama lain melintasi 120 km gurun, pantai, dan lanskap pegunungan.

Baca Juga :  Siti Hodijah, Kondisi Terkini Wanita Cicurug Sukabumi Hamil Etopik di Arab Saudi
FB IMG 1658954207340
Mega proyek Mirror Line. l Istimewa

Pangeran MBS berharap proyek tersebut akan selesai pada 2030 yang akan datang. Namun, tim teknik menyatakan bahwa mungkin perlu waktu 50 tahun untuk membangunnya.

Mirror Line diharapkan dapat menampung hingga lima juta orang setelah selesai dan juga menampung pangkalan kapal pesiar di bawah lengkungan bangunan.

MBS juga berharap pembangunan Kota Neom secara keseluruhan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru.

Kiamat Sudah Dekat?

Sementara, beberapa kalangan menyebut proyek fantastis tersebut sebagai tanda tanda kiamat sudah dekat.

Dalam ajaran Agama Islam, tanda tanda kiamat tidak hanya lewat perubahan alam, bahkan banyaknya gedung pencakar langit itu salah satu tanda akhir zaman.

Hadits riwayat Bukhari dari Abu Hurairah, menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan datang hari kiamat, hingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan.”

Baca Juga :  Ibadah Haji 2021 Mulai Dilaksanakan Pekan Depan

Mengutip Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil dalam kitabnya berjudul Asyraathus Saa’ah, menyebut banyak dari mereka yang tunduk pada dunia, dan berlomba-lomba mengumpulkan harta dan menggunakannya pada tempat yang tidak layak menurut pandangan agama.

Sampai orang-orang Badui dan atau yang lain dari kalangan orang-orang fakir dilapangkan untuk memperoleh dunia seperti yang lainnya. Mereka mulai mendirikan bangunan bertingkat dan berlomba-lomba di dalamnya.

Hal itu merupakan salah satu tanda kiamat yang muncul dekat dengan masa kenabian. Setelah itu menyebar sehingga manusia berbangga-bangga membuat bangunan tinggi dan menghiasi rumahnya karena dunia dibentangkan kepada kaum muslimin dan melimpahnya harta di genggaman mereka setelah banyaknya penaklukan.

Berita Terkait

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI
Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan
Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:05 WIB

Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:00 WIB

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:20 WIB

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Senin, 29 Desember 2025 - 01:43 WIB

Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI

Berita Terbaru