Megawati Minta Ibu Hamil Jangan Cengeng

- Redaksi

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Soekarnoputri. l Ilustrasi Fery Heyadi

Megawati Soekarnoputri. l Ilustrasi Fery Heyadi

SUKABUMIHEADLINE.com l Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan kepada para ibu hamil agar siap lahir batin dan tidak cengeng.

Mega menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Senin (8/8/2022).

“Ini saya cerita pengalaman supaya ibu-ibu dengan segala hormat saya, please, jangan cengeng,” kata Mega.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibunda dari Ketua DPR RI Puan Maharani itu menceritakan pengalamannya saat mengandung. Dia menyadari ibu hamil memiliki tantangan tersendiri. Namun, ia mengaku saat menikah sudah menyiapkan diri lahir dan batin.

Baca Juga :  Wow! Biaya Renovasi Ruang Kerja Megawati di BRIN Rp6 Miliar

Untuk itu, ia meminta para ibu hamil untuk tegar. Presiden RI kelima itu menilai seorang ibu memiliki beban yang besar yang tidak dialami dan dipahami seorang bapak.

“Saya berjanji pada diri saya ketika menikah, saya sudah siap lahir batin, suatu saat saya akan hamil dan ada orang lain numpang di perut kita,” kata Mega.

Baca Juga :  Cerita Bumil Pengunjung Mal di Sukabumi yang Alami Sesak Nafas

Hadir dalam acara tersebut Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Mensos Tri Rismaharini, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Laksana Tri Handoko, hingga Kepala Pusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menandatangani MoU Konvergensi dalam Percepatan Penurunan Stunting dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa disaksikan suaminya, Andika.

Berita Terkait

KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi
Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan
Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus
BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa
MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU
BGN: Banyak mitra SPPG mark up harga bahan baku Program MBG
Direktur RSUD Jampang Kulon Sukabumi: Dokter spesialis suka kabur
PDIP: Rp769 triliun anggaran Program MBG, Rp223,5 triliun ambil dari dana pendidikan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:39 WIB

KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi

Senin, 2 Maret 2026 - 03:39 WIB

Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:43 WIB

Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:30 WIB

BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB

MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131