Mendikdasmen: Kemungkinan MBG dikelola sekolah lewat School Kitchen

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Makan Bergizi Gratis di salah satu SD Negeri di Kabupaten Bogor - sukabumiheadline.com

Menu Makan Bergizi Gratis di salah satu SD Negeri di Kabupaten Bogor - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) ada kemungkinan dikelola olah sekolah.

Menurut Mu’ti, kini terbuka peluang bahwa MBG akan melibatkan sekolah yang siap menyelenggarakan penyediaan makanan secara mandiri melalui konsep school kitchen.

“Mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan akan dipastikan setelah Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengelolaan MBG resmi diterbitkan,” kata Mu’ti dikutip dari Antara, Jumat (17/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mu’ti menjelaskan, pendekatan yang disebut sebagai school kitchen adalah sekolah akan menyelenggarakan sendiri program MBG.

Tentunya setelah mendapatkan penilaian dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kendati demikian, Mu’ti menegaskan, mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan akan dipastikan setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) baru.

Perpres tersebut nantinya yang akan menjadi dasar perubahan sistem pengelolaan dan pelaksanaan program MBG.

“Sehingga, tidak semuanya harus melalui cara seperti yang sekarang ini ada. Tapi, ini masih kami bicarakan di rapat lintas kementerian. Bagaimana finalnya, kita tunggu sampai Perpresnya keluar. Apapun hasilnya, kami akan mengikuti dan melaksanakannya,” ujarnya.

Terkait, sejumlah kasus keracunan makanan MBG yang dialami siswa di beberapa daerah, Mu’ti menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menegaskan memastikan langkah-langkah perbaikan terus dilakukan bersama kementerian terkait.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas terjadinya peristiwa keracunan itu. Kami sudah beberapa kali rapat lintas kementerian untuk memperbaiki pelaksanaan MBG agar aman dan dapat terlaksana sesuai harapan Bapak Presiden,” pungkas Mu’ti.

Berita Terkait

Waspada! Ini daftar 11 penyakit mematikan, ada stroke, sirosis dan TBC
Ini lho kandungan gizi ikan sapu-sapu, favorit warga Brasil, diperdebatkan di Indonesia
Jumlah panti dan penghuni menurut jenis panti di Sukabumi
Cari tahu apakah si dia menghargai pasangan dengan 5 sikap ini
10 ciri hubungan yang menguras emosi, empati tanpa tindakan nyata
Termasuk ke Sukabumi, Unpad kirim puluhan Dokter Desa
Kenali bahaya menahan pipis, terutama bagi perempuan
Kenali bahaya gaslighting dalam hubungan, perubahan sikap tiba-tiba

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 01:52 WIB

Waspada! Ini daftar 11 penyakit mematikan, ada stroke, sirosis dan TBC

Minggu, 26 April 2026 - 03:40 WIB

Ini lho kandungan gizi ikan sapu-sapu, favorit warga Brasil, diperdebatkan di Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 15:09 WIB

Jumlah panti dan penghuni menurut jenis panti di Sukabumi

Jumat, 17 April 2026 - 21:26 WIB

Cari tahu apakah si dia menghargai pasangan dengan 5 sikap ini

Rabu, 15 April 2026 - 03:04 WIB

10 ciri hubungan yang menguras emosi, empati tanpa tindakan nyata

Berita Terbaru

Ilustrasi membuang sampah ke sungai - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB