Mengintip Arsitektur Timur Tengah dan Sunda di Masjid Agung Kota Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 31 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Agung Kota Sukabumi. l Eka Lesmana

Masjid Agung Kota Sukabumi. l Eka Lesmana

SUKABUMIHEADLINE.com I CIKOLE – Masjid merupakan sarana bagi umat muslim menjalankan ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Allah SWT. Selain itu, keberadaan masjid juga menjadi sarana pemersatu umat dan media dakwah ajaran Islam. Karenanya, peran masjid sangat penting dalam perjalanan penyebaran agama Islam.

Masjid Agung Kota Sukabumi yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole, selain berfungsi sebagai sarana ibadah, juga menjadi salah satu ikon kota.

Sepanjang keberadaannya, masjid ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Mengutip catatan pada prasasti peresmian yang terletak di depan pintu masuk, renovasi terakhir dilakukan pada 12 Mei 2013 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama Walikota Sukabumi, kala itu, Mokh Muslikh Abdussyukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desain Arsitektur

Desain arsitektur bangunan Masjid Agung Kota Sukabumi bergaya modern dengan tetap menampilkan sentuhan khas Timur Tengah, sehingga terlihat lebih mewah, terutama pada bagian menara dan kubah yang berwarna emas.

Sementara, di bagian interior masjid diberi cat warna krem, emas, cokelat kayu dan merah.

Masjid Agung Kota Sukabumi. l Eka Lesmana
Interior Masjid Agung Kota Sukabumi. l Eka Lesmana

Bagian mimbar, tempat khatib berkhotbah, terbuat dari kayu, sehingga memberi kesan anggun. Sedangkan di bagian mihrab, atau tempat imam memimpin salat, tampak hiasan kaligrafi dua kalimat syahadat.

Kemewahan juga terlihat ketika memasuki halaman utama mesjid, terdapat 99 kaligrafi Asmaul Husna menempel di delapan tiang menyerupai bangunan piramida yang terletak di depan gerbang utama.

Masjid Agung Kota Sukabumi terdiri dari dua lantai, di mana lantai kedua seperti pada umumnya masjid berbentuk mezzanine. Di bagian luar terdapat serambi yang berada di bagian kanan, kiri dan depan masjid.

Selain itu, masjid ini juga memiliki keunikan, yakni adanya Kujang, senjata tradisional dari Jawa Barat, sebagai pegangan pintu dan puncak menara.

Berita Terkait

Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?
Resmi, mulai hari ini 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda
Daftar SMA negeri dengan Nilai TKA Tertinggi di Jawa Barat, tak satupun dari Sukabumi
Qiai Guest House Sukabumi tawarkan kenyamanan, cek tarif dan interiornya
Film Masha and the Bear versi panjang
5 SMA dari Sukabumi masuk Top 50 SMAS Terbaik di Jawa Barat 2026 menurut TKA
5 standar moral tinggi: Alasan kita gak berani ambil sepotong makanan sisa saat nongkrong
Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:40 WIB

Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

Resmi, mulai hari ini 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:18 WIB

Daftar SMA negeri dengan Nilai TKA Tertinggi di Jawa Barat, tak satupun dari Sukabumi

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:59 WIB

Qiai Guest House Sukabumi tawarkan kenyamanan, cek tarif dan interiornya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:31 WIB

Film Masha and the Bear versi panjang

Berita Terbaru