Mengintip Kampung TKI, Berjejer Rumah Mewah Lengkap dengan Isi dan Mobil Pribadi

- Redaksi

Selasa, 25 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga di kampung TKI di Jawa Timur. l Istimewa

Rumah warga di kampung TKI di Jawa Timur. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Menjadi TKI atau buruh migran, tentu tidak mudah bagi siapapun. Harus memiliki tekad kuat untuk rela meninggalkan keluarga tercinta. Apalagi mereka meninggalkan keluarga bukan untuk satu atau dua hari, melainkan bertahun-tahun tergantung kontrak kerja yang disepakati.

Meskipun banyak kasus buruh migran yang tidak beruntung, memiliki bos bengis yang doyan menyiksa hingga gaji yang tidak dibayarkan. Namun, bagi yang beruntung memiliki bos yang baik hati, jerih payah dan risiko itu bisa terbayar dengan penghasilan fantastis.

Uang puluhan hingga ratusan juta yang didapat itu sebagian mereka jadikan untuk modal bisnis dan membangun rumah di kampung halaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak tanggung-tanggung, banyak dari mereka membangun rumah nan megah. Salah satu buktinya ada di Kampung Bajur, Pasean, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Sebuah perkampungan itu yang oleh masyarakat sekitar disebut Kampung TKI Arab Saudi, lantaran mayoritas penduduknya pernah atau sedang bekerja di Arab Saudi.

Mengutip dari kanal YouTube Faiz Slamet, Selasa (25/1/2022), Soleh, salah seorang warga kampung tersebut menuturkan, mayoritas warga di desa tersebut pernah menjadi TKI Arab Saudi termasuk dirinya.

Bahkan, rumah yang disambangi Faiz merupakan rumah Soleh yang dibangun dengan biaya mencapai Rp600 juta.

Tak hanya rumah Soleh yang mentereng, nampak rumah warga lainnya tak kalah bagus dengan miliknya. Sayangnya beberapa rumah besar dan mewah ini kosong lantaran si pemilik masih bekerja di Arab Saudi.

Semua rumah juga terlihat dilengkapi garasi, lengkap dengan kendaraan roda empat di dalamnya. Karenanya, meskipun terletak jauh dari pusat kota, tapi desain rumah warga tersebut tidak kalah modern dengan rumah di perkotaan, lengkap dengan segala perlengkapannya.

Selain rumah yang megah, para warga di sini juga punya kebun dan pekarangan yang luas yang ditumbuhi bermacam tanaman dan ada juga beberapa petak sawah yang dipenuhi padi yang baru dipanen.

Berita Terkait

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:08 WIB

Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB