MNC Land Gelontorkan Rp64 Triliun di Sukabumi, Ini 5 Info Terbarunya

- Redaksi

Minggu, 25 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hary Tanoesoedibjo melihat maket KEK Lido. l Istimewa

Hary Tanoesoedibjo melihat maket KEK Lido. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Dalam waktu dekat kawasan di sekitar Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diprediksi akan berkembang pesat. Terlebih setelah pemerintah menetapkan Lido sebagai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK.

Berikut adalah 5 kabar terbaru seputar KEK Lido dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

1. Sebagian Besar Masuk Kabupaten Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya, kawasan pariwisata ini dinamakan MNC Lido City dengan luas total 3.000 hektare. Diketahui, 2.000 hektare di antaranya merupakan wilayah Kabupaten Sukabumi.

2. Investasikan 64 Triliun

Kekinian, Grup MNC, yakni PT MNC Land Tbk. (KPIG) dan PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) menargetkan investasi hingga US$4,1 miliar atau setara Rp63,93 triliun (kurs JISDOR Rp15.594) untuk proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Head of investor relations MNC Group Natassha Yunita.

3. Targetkan 7 Juta Wisatawan

Natassha Yunita menambahkan, KEK Lido ditargetkan dapat menarik kedatangan 6 juta sampai 7 juta wisatawan per tahunnya.

Berita Terkait:

Keren, Sukabumi Bakal Punya Sirkuit MotoGP Standar FIM

Warga Sukabumi Jangan Dulu Merantau ke IKN, KEK Pariwisata Lido Serap 60 Ribu Naker

Adapun, KEK Lido diperkirakan dapat meraup investasi hingga US$4,1 miliar dalam kurun waktu 20 tahun.

Baca Juga :  Kerja Keras Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Tewas Tertimbun Longsor Caringin Sukabumi

“Hal tersebut berpengaruh pada peningkatan inflow devisa dari wisatawan mancanegara dan penghematan outflow devisa dari wisatawan domestik, yang akan lebih memilih KEK Lido dibanding bepergian ke luar negeri,” ujar Natasha kepada Bisnis, Kamis (22/12/2022).

Natasha mengatakan berbagai perkembangan ditambah dengan insentif, fasilitas, dan kemudahan lainnya berkat status KEK akan membuat KEK Lido berkontribusi signifikan terhadap devisa negara.

Devisa ini berasal dari kegiatan investasi asing, kedatangan wisatawan mancanegara, dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah (LPE).

4. Memberdayakan Warga Sekitar

Percepatan LPE dapat tercapai melalui adanya penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan asli daerah, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan ekonomi kreatif.

Proyek MNC Land juga turut memberdayakan warga sekitar untuk ambil bagian baik dengan menggandeng UMKM maupun membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Keseluruhan proyek KEK Lido diperkirakan akan membuka lapangan kerja baru bagi 30.000 orang dalam lima tahun,” ujar Natasha.

5. Fasilitas yang Dibangun

Sementara itu, MSIN memiliki target untuk menciptakan Movieland sebagai pusat ekonomi kreatif terbesar di Asia Tenggara melalui KEK Lido.

Proyek MNC Land yang berukuran 21 hektare tersebut diharapkan dapat membuat produksi film menjadi lebih efektif dan mampu menurunkan overhead cost produksi MSIN.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Puluhan Kades di Sukabumi Dipanggil Inspektorat

MSIN juga berencana untuk membuka Movieland untuk publik sehingga masyarakat dapat menyaksikan proses produksi maupun mengikuti tur untuk melihat untuk melihat backlot, fasad, dan fasilitas menarik dalam pembuatan film atau sinetron.

“Pada akhirnya dapat memberikan alur pendapatan baru bagi MSIN,” jelas Natasha.

Total 2,4 Miliar Saham MSIN menggelontorkan dana tidak lebih dari Rp300 miliar untuk pembangunan Movieland di KEK Lido. Sementara untuk KPIG merencanakan investasi senilai Rp30 triliun di KEK Lido dalam 10 tahun ke depan.

Baca Juga:

Setelah Terancam Gagal, Bukit Algoritma Sukabumi akan Dibangun dengan Uang Kripto

Silicon Valley-nya Indonesia 11 Bulan Berlalu, Bukit Algoritma Sukabumi Gagal?

Adapun beberapa proyek yang sudah beroperasional adalah Lido Lake Resort yang sudah beroperasi, dan Hotel Lido Extension yang akan beroperasi pada semester II/2023.

Selain itu, Golf Course 9 Hole pertama juga sudah selesai dibangun, dan 9 Hole kedua sedang dalam proses penyelesaian dan siap beroperasi.

Kemudian, terdapat Movieland yang telah selesai dalam pembangunan tahap pertama dan akan melakukan syuting perdana pada Desember 2022. Lido Music and Arts Centre juga akan siap menggelar event internasional pertama pada Juni 2023.

Berita Terkait

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara
RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?
Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:37 WIB

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Senin, 19 Januari 2026 - 01:00 WIB

Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:06 WIB

Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:35 WIB

Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan

Berita Terbaru