Mobil Parkir di Jalan Cikiray Sukabumi, Velg dan Ban Raib Dimaling

- Redaksi

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil terparkir, velg dan ban dimaling. l Andika Putra

Mobil terparkir, velg dan ban dimaling. l Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Pencurian velg dan ban mobil terjadi di Jalan Cikiray, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2021).

Kejadian diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 WIB dinihari tersebut melenyapkan empat ban mobil beserta velgnya pada kendaraan jenis Toyota Avanza dengan no polisi F 1175 SZ yang sedang terparkir di jalan.

Pemilik kendaraan Vanni Wirianni warga Jalan A Yani Gang Ceremai II RT 04/05 Kelurahan Kebonjati Kecamatan Cikole Kota Sukabumi mengaku kaget ketika diberi kabar oleh Ketua RT setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya rumah saya digedor-gedor sama Pak RT, pukul 05.30 WIB untuk memberitahu bahwa mobil saya bannya ada yang maling,” ujar Vanni kepada sukabumiheadlines.com.

Vanni mengatakan berita hilangnya ban milik nya sebelumnya sudah ramai diinformasikan dalam Grup WhatsApp di lingkungan kediamannya.

Warga yang melihat mobil sudah tidak ada bannya dan bagian kaki-kakinya diganjal dengan batu lalu melaporkan kejadian tersebut ke Grup WhatsApp dan Ketua RT langsung menemui korban ke rumahnya.

Akibat kejadian ini korban di perkirakan korban mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. “Kerugian kisaran Rp 6 juta lebih” katanya.

Saat ini korban sudah mengganti ban dan velgnya dengan yang baru. Vanni memilih tidak melaporkan kejadian nahasnya tersebut ke polisi.

“Saya tidak melaporkan kejadian ini ke Polisi karena sudah mengikhlaskan, ditambah dengan bukti-bukti tidak ada seperti rekaman CCTV dan lain-lain,” ungkap Vanni.

Sementara itu Kapolsek Cikole, Kompol Nanang Rahmat Subarna mengakui dirinya mengetahui berita yang beredar tentang hilangnya ban mobil tersebut.

“Saat ini kami belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut,” ujar Nanang.

Berita Terkait

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan
Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:32 WIB

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB