MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Sukabumi Resmi Dibuka Diikuti Ratusan Peserta

- Redaksi

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kafilah MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Kafilah MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I WARUNGKIARA – Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Sukabumi resmi dibuka pada Ahad, 23 Januari 2022. Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, dan diikuti 720 peserta yang berasal dari 47 kecamatan yang ada.

MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar dua tahunan ini, dihelat di Pondok Pesantren Modern Assalam, Warungkiara.

Para peserta mengikuti 10 cabang perlombaan meliputi cabang seni baca AlQuran, Qira’at AlQuran, hafalan AlQuran, tafsir AlQuran, fahm AlQuran, syarh AlQuran, seni kaligrafi AlQuran, karya tulis ilmiah AlQuran, qasidah rebana grup, dan bintang vokalis dan pop religi.

Informasi diperoleh sukabumiheadlines.com, pelaksaan MTQ ke 45 ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 23-27 Januari 2022.

Dalam sambutannya, Iyos Somantri mengatakan, MTQ sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat agar menjadikan AlQuran sebagai pegangan dan bacaan seusai visi Kabupaten Sukabumis yang Religius, Maju, dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera Lahir Batin.

Baca Juga :  Diguncang gempa dan longsor, warga Nyalindung Sukabumi berhamburan keluar rumah

“Semoga semua harapan ini bisa terwujud. Terutama, Kabupaten Sukabumi yang Religius, Maju, dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera Lahir Batin,” ucapnya.

Kabupaten Sukabumi sendiri, merupakan daerah terakhir di Jawa Barat yang menggelar MTQ. “Kita masih ada waktu pembinaan untuk mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat. Maka dari itu, semua harus bahu membahu menyiapkan kafilah ini sebaik-baiknya,” terangnya.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru

Ilustrasi pria memegang senapan - sukabumiheadline..com

Sukabumi

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:14 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131