Nama Tokoh NU dan Pernah Imam Masjidil Haram Jadi Nama Jalan di Jakarta

- Redaksi

Jumat, 11 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian nama jalan Syekh Nawawi al-Bantani. l Istimewa

Pemberian nama jalan Syekh Nawawi al-Bantani. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l “Alhamdulillah, kemarin bersama warga Nahdlatul Ulama (NU) meresmikan nama Jalan Syekh Nawawi al-Bantani yang berada di Cakung-Cilincing,” ujar Gubernur Jakarta Anies Baswedan, dikutip sukabumiheadlines.com dari laman resminya, Jumat (11/2/2022).

Anies menambahkan, Syekh Nawawi al-Bantani adalah sosok guru, ulama, salah satu dari tiga ulama dari Indonesia yang pernah menjadi imam di Masjidil Haram. Dikenal bukan hanya seantero nusantara tetapi juga Syekh Nawawi adalah ulama dari Indonesia yang memberi warna pada perkembangan peradaban Islam dunia.

“Peresmian nama ini bukan sekadar perubahan nama jalan tapi juga mengubah perjalanan waktu yang amat panjang itu menjadi ruang, dan tugas kita adalah mengambil hikmah, pengalaman dan belajar dari sejarah. Lebih dari itu, untuk memotivasi kita terus membuat sejarah-sejarah baru ke depan,” jelas Anies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov Jakarta berharap melalui penamaan jalan ini, akan lebih banyak warga Jakarta dan sekitarnya yang terinspirasi terutama generasi muda sehingga harapannya nanti akan muncul pribadi-pribadi yang meneruskan perjuangan tokoh NU itu.

“Semoga lebih banyak yang terinspirasi untuk memberikan kontribusi seperti Syekh Nawawi al Bantani dalam memberikan warna pada peradaban Islam dunia,” kata Anies.

Berita Terkait

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026
Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kebaya Sunda 2026 bulan depan
BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini
Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:48 WIB

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kebaya Sunda 2026 bulan depan

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP

Kamis, 9 April 2026 - 05:48 WIB

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Berita Terbaru