Nasib Pilu Pasangan Lansia di Balik Banjir Tegalbuleud Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 26 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasangan Lansia Korban Banjir Tegalbuleud I Istimewa

Kondisi Pasangan Lansia Korban Banjir Tegalbuleud I Istimewa

sukabumiheadline.com – Bencana banjir melanda usai wilayah Tegalbuleud diguyur hujan deras Senin (25/10/2021) kemarin hingga aliran Sungai Ciparannye meluap ke jalan dan area pesawahan, serta menggenangi serta belasan rumah warga dan satu sekolah.

Salah satu titik musibah banjir terdapat di Kampung Rancajawa RT 01/01, Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Salah seorang warga terdampak banjir merupakan pasangan lansia yaitu umi Enih (75) dan aki Gani (80).

“Kemarin hujan sangat deras dan rumah umi ikut terendam banjir, kasur pada basah maklum rumah umi hanya gubuk bambu,” ujar umi Enih kepada sukabumiheadline.com dengan nada pilu, Selasa (26/10/21).

Ia menambahkan, kondisi suaminya juga sedang sakit terbaring di atas kasur yang belum kering semuanya, akibat dari genting bocor dan banjir merendam karena derasnya curah hujan.

“Aki bekerja sebagai buruh tani, dan saat ini sawahnya masih terendam air banjir belum surut, kalau jalan dan halaman rumah sudah surut tidak ada genagan air dan bisa dilalui meskipun licin juga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Puluhan Rumah di Limusnunggal Sukabumi Nyaris Ambruk

Pasangan lansia ini tinggal bersama cucu perempuannya Meri yang berusia (22) disebuah rumah beratapkan bilik bambu dan dengan dinding papan kayu yang sudah lapuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiheadline.com, Selasa pagi sempat kembali turun hujan, namun sebagian titik banjir sudah surut airnya.

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131