sukabumiheadline.com – Bencana banjir melanda usai wilayah Tegalbuleud diguyur hujan deras Senin (25/10/2021) kemarin hingga aliran Sungai Ciparannye meluap ke jalan dan area pesawahan, serta menggenangi serta belasan rumah warga dan satu sekolah.
Salah satu titik musibah banjir terdapat di Kampung Rancajawa RT 01/01, Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Salah seorang warga terdampak banjir merupakan pasangan lansia yaitu umi Enih (75) dan aki Gani (80).
“Kemarin hujan sangat deras dan rumah umi ikut terendam banjir, kasur pada basah maklum rumah umi hanya gubuk bambu,” ujar umi Enih kepada sukabumiheadline.com dengan nada pilu, Selasa (26/10/21).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, kondisi suaminya juga sedang sakit terbaring di atas kasur yang belum kering semuanya, akibat dari genting bocor dan banjir merendam karena derasnya curah hujan.
“Aki bekerja sebagai buruh tani, dan saat ini sawahnya masih terendam air banjir belum surut, kalau jalan dan halaman rumah sudah surut tidak ada genagan air dan bisa dilalui meskipun licin juga,” ungkapnya.
Pasangan lansia ini tinggal bersama cucu perempuannya Meri yang berusia (22) disebuah rumah beratapkan bilik bambu dan dengan dinding papan kayu yang sudah lapuk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiheadline.com, Selasa pagi sempat kembali turun hujan, namun sebagian titik banjir sudah surut airnya.