Permintaan Bibit Lele Tinggi, BUM Desa di Caringin Sukabumi Kewalahan

- Redaksi

Kamis, 14 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Inovasi yang dilakukan pemuda Kampung Undrus RT 003/001, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, dalam pembibitan ikan lele yang dijalaninya dilirik oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

BUM Desa beserta warga dan para petani setempat, selain membudidayakan juga melakukan jual beli bibit lele, serta memberikan pelatihan cara membudidaya ikan berkumis itu.

Ketua BUM Desa Caringin Wetan Eko Sumawinata mengatakan, dirinya memilih budidaya pembibitan lele tersebut untuk membantu petani dan peternak di Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain menjual beli, kita juga ngambil benihnya dari warga atau petani-petani yang ada di Sukabumi,” ujar Eko saat ditemui wartawan, Rabu (13/10/2021).

Ia menambahkan, untuk pembibitan ikan lele hanya berukuran 7 cm. Teknisnya dengan mengambil dari larva, sehingga petani-petani hanya merawat larva lele. Setelah itu diambil dan besarkan sampai mencapai panjang 7 cm, kemudian dikirim ke beberapa daerah.

“Jadi kita fokus ke lele ukuran kecil untuk dikirim ke beberapa daerah. Jadi di kita tidak ada pembesaran. Untuk permintaan sangat banyak dan kita kewalahan juga dengan keterbatasan kolam. Sudah jalan empat bulan, tapi bekerjasama dengan BUM Desa dan warga di sini, baru jalan dua bulan,” sambungnya.

Eko berharap ada bantuan pemerintah untuk membantu mengembangkan pembibitan lele tersebut. Karena menurutnya bisnis ini tidak terpengaruh pandemi, sementara permintaan benih lele dari berbagai daerah terus meningkat sehingga dirinya kewalahan melayani pesanan.

“Harapannya, ingin ada perluasan kalau lahan sih masih luas, cuma terkendala modal untuk pembibitan, pembelian terpal dan lain-lainnya. Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa membantu BUM Desa untuk mengembangkan pertanian lele, karena kita juga membantu petani yang ada di Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi
Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan
Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu
Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?
Libur Maulid Nabi SAW: 5 stasiun di Sukabumi terbanyak penumpang KA Pangrango
Rekening demonstran di DPR diblokir, Bank Mandiri atas perintah APH
Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB