Nazwa Maulidia dan Juara Qori Internasional meriahkan puncak Hari Jadi Sundawenang Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi religi asal Sukabumi, Nazwa Maulidia - Dok. Pribadi

Penyanyi religi asal Sukabumi, Nazwa Maulidia - Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Puncak peringatan Hari Jadi ke-43 Desa Sundawenang menghadirkan Juara Qori Internasional asal Nusa Tenggara Barat, Syamsuri Firdaus, Jumat (23/8/2024) malam.

Selain itu, puncak peringatan juga menghadirkan penyanyi religi asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Nazwa Maulidia. Malam itu, Nazwa membawakan empat lagu yang cukup familiar di telinga publik Tanah Air.

Nazwa Maulidia, seorang penyanyi religi asal Sukabumi - @nazwa_maulidia
Nazwa Maulidia, seorang penyanyi religi asal Sukabumi – @nazwa_maulidia

Penyanyi asal Kampung Manglad, Desa/Kecamatan Kalapanunggal, itu melantunkan lagu Sholawat Jibril, Yasir Lana dan Magadir. Baca selengkapnya: Nazwa Maulidia, Gadis asal Sukabumi Sukses dengan Lagu Allah Allah Aghisna

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lupa, Nazwa juga membawakan lagu yang mempopulerkan namanya, yakni Allah Allah Aghisna. Lagu ini bahkan mampu menyedot 190 juta penonton di YouTube dan menempatkan namanya di posisi 2 lagu yang paling banyak di dengar di Spotify. Baca selengkapnya: 5 lagu religi Indonesia dengan streaming Spotify tertinggi, penyanyi asal Sukabumi raih 8,7 juta

Penyanyi religi asal Sukabumi, Nazwa Maulidia - Dok. Pribadi
Penyanyi religi asal Sukabumi, Nazwa Maulidia – Dok. Pribadi

Selain itu, acara juga menghadirkan penceramah Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi, KH. Aang Abdullah Zein.

Acara berlangsung khidmat, dihadiri pejabat setempat, seperti Kepala Desa Sundawenang, Wahid, dan Camat Parungkuda, Kurnia Lismana serta Ketua DMI Desa Sundawenang, Ustadz Dadang Hidayat.

Turut hadir dalam acara yang dikemas dalam bentuk tabligh akbar itu juga dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Sundawenang, KH. Zein Rahmat Nurkholid, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat, serta dihadiri sekira 2 ribuan jamaah.

Sukakopi Kedai 24 Jam

Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2. l Istimewa
Kedai Sukakopi l 24 Jam, 100 meter dari exit toll Bocimi Seksi 2. l Advertorial

Berita Terkait

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah
Khasiat air kelapa muda: Menjaga kesehatan jantung, cegah batu ginjal, baik untuk diet
5 fakta Jipeng Sukabumi: Seni tradisional Jawa Barat diciptakan era pra kemerdekaan
10 jurusan kuliah yang lulusannya jadi pengangguran terselubung
5 desain kamar mandi 1,5 x 1,5 m, nyaman, higienis, elegan dan minimalis menurut feng shui
Kisah Asma Wafa Andina, kadet putri mundur dari Unhan RI Karena harus lepas jilbab
Dan Bandung: Film cinta masa muda Bobotoh fatherless generation, tayang di bioskop hari ini
Prabowo minta 8 bahasa asing diajarkan sejak kelas 1 SD

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:50 WIB

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:12 WIB

Khasiat air kelapa muda: Menjaga kesehatan jantung, cegah batu ginjal, baik untuk diet

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:42 WIB

5 fakta Jipeng Sukabumi: Seni tradisional Jawa Barat diciptakan era pra kemerdekaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:20 WIB

10 jurusan kuliah yang lulusannya jadi pengangguran terselubung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WIB

5 desain kamar mandi 1,5 x 1,5 m, nyaman, higienis, elegan dan minimalis menurut feng shui

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB